Nama Luhut ada di Panama Papers, JK bilang 'tidak berarti itu salah'
"Jangan lupa kalau Anda baca Panama Papers, catatan halaman pertama mengatakan tidak semua nama ini berarti kriminal,"
Nama Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan muncul di antara 11,5 juta file Panama Papers. Luhut tercatat sebagai direktur tunggal Mayfair International Ltd, sebuah perusahaan kotak pos di Republik Seychelles, sebuah negara kepulauan di tengah Samudera Hindia.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, nama-nama yang tercantum dalam Panama Papers belum tentu salah, termasuk Luhut. Menurutnya, setiap perusahaan diperbolehkan mencari kredit dari luar negeri, sekalipun di negara bebas pajak.
"Tapi tidak berarti semua yang masuk itu salah, karena selama dia bekerja normal mungkin mencari kredit dari luar mencari partner dari luar untuk masuk ke dalam negeri tidak ada masalah," kata Jusuf Kalla di Kantornya, Jakarta, Senin (25/4).
"Jangan lupa kalau Anda baca Panama Papers, catatan halaman pertama mengatakan tidak semua nama ini berarti kriminal," imbuhnya.
Dia mengatakan, bahwa Luhut sudah melaporkan masalahnya terkait namanya tercantum Panama Papers kepada Presiden Joko Widodo dan dirinya. Apalagi Luhut sudah menyampaikan klarifikasi ke publik, bahwa dirinya tak terlibat Panama Papers.
"Iya perlu klarifikasi ke publik. Perlu, Pak luhut sampaikan kepada saya masalahnya, ke presiden otomatis. Sampaikan begini keadannya, iya baik," kata JK.
Baca juga:
Validasi data Panama Papers, pemerintah bentuk Satgas khusus
Fadli Zon nilai Luhut cukup klarifikasi namanya masuk Panama Papers
Lapor soal Panama Papers, Luhut sebut Jokowi tidak masalah
Ketua DPR ogah komentari isu Luhut di pusaran Panama Papers
Tak merasa punya perusahaan masuk Panama Papers, Luhut ogah mundur
Ini reaksi Luhut namanya masuk daftar Panama Papers
Enam perwira tinggi militer Pakistan dipecat karena ketahuan korupsi
Tak kalah menarik:
Pasangan mesum nekat bercinta di peron stasiun padat turis
Sesumbar Umar Patek sanggup bebaskan WNI dari kelompok Abu Sayyaf
Cerita lucu Ruhut pernah jadikan Fahri Hamzah 'perkedel'
Dianggap tak beradab & rusak iklim pemerintahan, Ahok didesak mundur
Mundur Wali Kota Jakut, ini posisi baru yang bakal dijabat Rustam