Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lapor soal Panama Papers, Luhut sebut Jokowi tidak masalah

Lapor soal Panama Papers, Luhut sebut Jokowi tidak masalah Simposium Nasional 65. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Nama Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan muncul di antara 11,5 juta file Panama Papers. Dia tercatat sebagai direktur tunggal Mayfair International Ltd, sebuah perusahaan kotak pos di Republik Seychelles, sebuah negara kepulauan di tengah Samudera Hindia.

Perusahaan tersebut didirikan di negara surga pajak di mana untuk mendirikan perusahaan tak perlu birokrasi berbelit dan tak perlu membayar pajak. Mereka yang namanya terjerat skandal Panama Papers disebut-sebut menghindari pajak di negara masing-masing.

Setelah isu kemunculan namanya yang disebut-sebut ada di dokumen tersebut, Luhut menyambangi istana negara dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Usai bertemu Jokowi, awalnya Luhut membantah membicarakan masalah kemunculan namanya di Panama Papers. Luhut mengaku hanya diinstruksikan untuk mencari kebenaran soal kuburan massal korban tragedi 65. "Ah enggak ada soal itu (Panama Papers)," kata Luhut di Istana Negara, Senin (25/4).

Namun setelah didesak wartawan, Luhut akhirnya buka suara. Di dalam mobil dinasnya, Luhut mengaku sudah melaporkan soal Panama Papers pada Presiden Jokowi. Dia mengatakan, presiden tidak mempermasalahkan.

"Iya lapor. Baca saja. Enggak ada masalah," singkatnya.

Ketika hendak ditanya lebih detail, mobil dinas milik Luhut langsung meluncur meninggalkan istana.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP