LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

MUI minta Salat Tarawih 8 atau 20 rakaat tak didebatkan

"Sebab Allah - lah yang lebih pantas untuk menilai suatu amalan ibadah yang dilaksanakan oleh umat manusia,".

2016-06-06 03:03:00
Ramadan 2016
Advertisement

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah menekankan agar umat Islam di daerah tersebut tidak lagi saling memperdebatkan keutamaan jumlah rakaat shalat tarawih yaitu delapan dan dua puluh rakaat.

"Jika ada masjid yang melaksanakan Salat Tarawih delapan rakaat, maka umat Islam yang melaksanakan tarawih dua puluh rakaat jangan memprotes atau menyalahkan mereka," ungkap Ketua MUI Kota Palu H Zainal Abidin, di Kota Palu, seperti dilansir Antara, Minggu (5/6).

Bahkan, sebut dia, sesama umat Islam yang saat ini melaksanakan Salat Tarawih dan melaksanakan ibadah puasa, untuk tidak saling menuding sebagai pihak yang salah.

"Sebab Allah - lah yang lebih pantas untuk menilai suatu amalan ibadah yang dilaksanakan oleh umat manusia lewat anjuran - anjuran agama yang diyakini oleh masing - masing penganut mazhab, aliran, dan organisasi tertentu. Untuk apa kita menilai orang? biarkan apa yang mereka yakini benar dan mereka lakukan, namun jangan saling menyalahkan apalagi menuding kafir jika tidak sepaham atau sependapat," sebutnya.

Zainal menegaskan jika saling berbantah bantahan dan memperdebatkan keutamaan Salat Tarawih delapan dan dua puluh rakaat, menandakan bahwa sebagian kalangan umat Islam di Kota Palu belum dapat menerima adanya perbedaan. Padahal perbedaan pasti akan terjadi di muka bumi. Bahkan sebagai sunnatullah yang telah ditetapkan oleh Allah SWT tidak perlu untuk diperdebatkan dan dipertentangkan.

"Perbedaan adalah sunnatullah, maka masing - masing yang telah memiliki pedoman melaksanakan apa yang diyakini dan dianjurkan sesuai dengan apa yang dipedomani," ujarnya.

Baca juga:
Mengunjungi pasar rempah Old Souk di Dubai
Obama undang seluruh muslim AS rayakan Idul Fitri di Gedung Putih
Jemaah Syattariyah di Padang laksanakan puasa esok hari
Jokowi ingin harga daging Rp 80 ribu/kg, pedagang nilai tak logis
Hari pertama puasa, Ketua DPR tinjau Pasar Cibitung cek harga pangan
Ramadan disambut lonjakan harga daging di sejumlah daerah

Advertisement
(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.