Jokowi ingin harga daging Rp 80 ribu/kg, pedagang nilai tak logis
Merdeka.com - Sejumlah pedagang pesimistis harga daging sapi bakal turun hingga mencapai Rp 80 ribu per kilogram. Itu merupakan level harga yang ditargetkan Presiden Joko Widodo bisa terealisasi sepanjang Ramadan hingga Lebaran mendatang.
"Iya kalau kata Presiden mungkin masuk akal, tapi kalau buat kami susah," kata Ujang, pedagang daging sapi di Pasar Minggu, Jakarta selatan, saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (6/6).
Menurut pria 45 tahun itu, ongkos transportasi menjadi salah satu penyebab harga daging sulit turun.
"Kami ambil daging sapi dari rumah potong saja sudah berapa, belum transport kirimnya kan juga butuh biaya, jadi kalau Rp 80 ribu sangat susah," katanya.
"Bagaimana pun kan dia yang punya Negara yang buat keputusan. Tapi kan dia tidak tau keadaan sebenarnya."
Hal senada diungkapkan Rozak. Pedagang berusia 40 tahun itu tak yakin harga daging sapi bisa turun sesuai keinginan kepala negara.
"Nggak mungkin kalau saya jual Rp 80 rugi. Bisa rugi saya. Presiden enak tinggal ngomong. Dia mau tidak ganti rugi, kalau kami jual Rp 80 ribu " ungkapnya.
Penaikan harga daging sapi di sejumlah daerah menyambut hari pertama Ramadan. Di Pasar Minggu, harga daging hewan memamah biak itu mencapai Rp 113 ribu per kilogram.
Itu masih rendah ketimbang di Kabupaten Musirawas (Sumsel) yang mencapai Rp 120 ribu per kilogram dan Putussibau (Kalimantan Barat) yang menyentuh Rp 160 ribu per kilogram. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya