MUI: Hakekok Balakasuta Aliran Sesat
"Kita harapkan mereka dibina, dan pelaku ritual juga sudah diamankan di kepolisian setempat dan sudah didatangi oleh pimpinan MUI di sana dan diajak berdialog," jelas dia.
Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menegaskan, ritual daripada aliran Hakekok Balakasuta di Pandeglang, Jawa Barat, adalah sesat. Hal itu berdasarkan tidak adanya ajaran Islam yang memberikan tuntutan untuk melakukan kegiatan mandi bugil bersama.
"Jadi cara seperti itu tidak ada tuntunannya dalam agama Islam, artinya aliran sesat berarti," kata Anwar saat dihubungi via telepon kepada Liputan6.com, Sabtu (13/3).
Meski dicap demikian, Anwar mengimbau, agar mereka yang telah melakukan hal tersebut bisa dibina oleh kelompok keagamaan setempat agar kembali ke jalan yang lurus.
"Kita harapkan mereka dibina, dan pelaku ritual juga sudah diamankan di kepolisian setempat dan sudah didatangi oleh pimpinan MUI di sana dan diajak berdialog," jelas dia.
"Katanya yang bersangkutan itu menyampaikan rasa salahnya, jadi menurut saya ya ini perlu dibina," lanjut Anwar.
Anwar bercerita, menurut informasi dihimpunnya, ritual aliran terkait bukanlah terjadi untuk kalo pertama. Tercatat, pada tahun 2004 dan 2005, hal serupa pernah terjadi di tempat yang sama.
"Ini kan muncul lagi pandangan seperti itu, artinya masih ada. Menurut bupatinya, mereka melakukan itu karena ada masalah, dan cara menghilangkannya adalah membersihkan dosa dengan itu (ritual mandi bugil bersama)," dia menandasi.
Reporter: Muhammad Radityo
Sumber : Liputan6.com
Baca juga:
Kemenag Kirim Tim Penyuluh, Edukasi Penganut Hakekok Balakasuta di Pandeglang
MUI Pandeglang Pernah Membina Para Pengikut Aliran Hakekok Balakusta
Kronologi Polisi Datangi Lokasi Ritual Mandi Bareng Anggota Hakekok Balatasutak
Beredar Video 16 Orang Mandi Bareng di Rawa, Polisi Ungkap Dugaan Aliran Sesat
Polisi Amankan 16 Orang Penganut Aliran Sesat di Pandeglang
Polisi Amankan 16 Orang Mandi Bersama di Rawa, Diduga Jalankan Ritual