Modus Perampokan Memakai Akun Perempuan Cantik di Facebook, Warga Tasik Jadi Korban
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yusuf Ruhiman mengatakan, sebelum menjadi korban pencurian dengan kekerasan, korban berkenalan di media sosial facebook dengan mama akun Kartika Sari.
Seorang warga Kota Tasikmalaya mengalami luka dan motor juga gawainya dicuri komplotan pencuri. Kejadian tersebut dialami korban setelah sebelumnya tertipu akun facebook perempuan dan hendak janjian bertemu di lokasi telah ditentukan.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yusuf Ruhiman mengatakan, sebelum menjadi korban pencurian dengan kekerasan, korban berkenalan di media sosial facebook dengan mama akun Kartika Sari.
Perkenalannya tersebut pun kemudian membuat korban menyatakan cintanya kepada pemilik akun yang tidak pernah ditemuinya itu. Mereka pun jadian.
Singkat cerita, korban diajak janjian di salah satu SPBU yang berada di Jalan Letjen Mashudi, Kelurahan Setiararu, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya.
"Saat sampai di lokasi yang dijanjikan, di tengah menanti sosok perempuan yang ia bayangkan, korban ini didatangi tersangka WB (22) yang saat itu ditemani komplotannya, yaitu RB (23) dan AR (19). Kedatangan tersangka menggunakan sepeda motor matik dengan nomor polisi D 4419 LS," ujarnya, Kamis (18/6).
Kepada korban, jelas Yusuf, WB kepada korban mengaku sebagai suami dari Kartika Sari, sosok perempuan yang tengah ditunggunya. WB pun langsung meminta gawai milik korban dengan dalih mengecek percakapannya dengan Kartika Sari. Setelah gawainya diambil, korban kemudian diajak ke kostan WB untuk meluruskan permasalahan.
"Tersangka ini saat mengajak korban meminta kunci motor korban lalu memboncengnya menuju kostan yang disebutkan. Kedua tersangka lainnya mengikuti dari belakang. Dalam perjalanan, WB pura-pura mengaku motornya mati dan meminta korban untuk turun, padahal memang saat itu motor sengaja dimatikan," jelasnya.
Korban yang sudah posisi turun, diminta pelaku WB untuk menyalakan motor secara manual dengan cara menyelanya. Pelaku sendiri saat itu tidak turun, namun berposisi siap kabur. "Begitu motor menyala, pelaku WB langsung tancap gas untuk kabur. Korban yang sadar motornya hendak dicuri langsung menarik baju WB," katanya.
Aksi tarikan korban, diungkapkan Yusuf, tidak mampu menahan laju motor. Yang terjadi justru sebaliknya, korban sempat terseret sampai 15 meter sebelum kemudian melepaskannya karena mengalami luka di bagian tubuhnya.
Selain mengalami luka, Yusuf menyebut bahwa korban pun mengalami kerugian Rp 15 juta akibat aksi komplotan pencuri tersebut. Korban pun langsung melaporkan apa yang dialaminya kepada polisi.
Menerima laporan korban, Yusuf mengaku pihaknya langsung bergerak dan melakukan penyelidikan. Ketiga pelaku pun akhirnya bisa dibekuk setelah pihak kepolisian melakukan penyamaran dengan berpura-pura hendak membeli motor yang dijual oleh para pelaku.
"Saat janjian di SPBU Mangkubumi, para pelaku ini diketahui membawa motor yang akan dijual. Motor tersebut adalah hasil curian dari korban yang sebelumnya melapor ke kita. Ketiganya langsung kita tangkap di lokasi janjian. Salah satunya terpaksa kita berikan tindakan tegas dan terukur karena berusaha melarikan diri," sebutnya.
Dari para pelaku, ungkap Yusuf, pihaknya mengamankan dua unit sepeda motor dan gawai. "Ketiga orang pelaku yang saat ini statusnya sudah menjadi tersangka kita kenakan pasal 365 KUHP ayat 1 dan 2. Ancaman kurungan 12 tahun penjara," tutupnya.
Baca juga:
Ngaku Polisi, Komplotan Ini Peras Pasangan Asyik Pacaran di Tangerang
Nekat Beraksi Lagi, Narapidana Asimilasi di Medan Merampas Tas Penumpang Betor
5 Perampok Minimarket di Tamansari dan Pesanggrahan Ditangkap, 2 Tewas
Bandit Kampung Rampok Pengendara Sepeda Motor
Buronan Kasus Perampokan dan Bunuh Sopir Truk Tewas Baku Tembak dengan Polisi
Tidak Diberi Pinjaman Uang untuk Pulang Kampung, Diki Merampok Minimarket Milik Bos