LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mitigasi Pemerintah RI Usai 2 Kasus Omicron Meninggal Dunia

Bahkan, pada Sabtu (22/1), pemerintah telah mengonfirmasi dua kasus kematian terhadap pasien Omicron. Dua pasien ini dirawat di tempat yang berbeda. Satu pasien meninggal di RS Sari Asih Ciputat, sedangkan pasien lainnya meninggal di RSPI Sulianti Saroso.

2022-01-24 16:11:46
omicron
Advertisement

Indonesia kembali mengalami peningkatan kasus positif Covid-19. Kondisi pandemi dibarengi dengan kasus Omicron yang terus meluas.

Bahkan, pada Sabtu (22/1), pemerintah telah mengonfirmasi dua kasus kematian terhadap pasien Omicron. Dua pasien ini dirawat di tempat yang berbeda. Satu pasien meninggal di RS Sari Asih Ciputat, sedangkan pasien lainnya meninggal di RSPI Sulianti Saroso.

Di tengah kondisi tersebut, pemerintah tidak tergesa-gesa melakukan rem darurat, atau membatasi aktivitas masyarakat dalam skala besar.

Advertisement

Dibandingkan mengambil langkah rem darurat, pemerintah menguatkan upaya mitigasi agar penularan Omicron dan Covid tidak memakan korban jiwa lebih banyak.

Masif Testing

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjabarkan, upaya mitigasi pemerintah adalah melakukan tes usap secara masif terhadap masyarakat untuk mendapatkan kondisi penularan di lingkup komunitas.

Advertisement

Tes dengan metode PCR tetap menjadi tumpuan pemerintah dalam melakukan tes. Sementara untuk mendeteksi Omicron, metode yang digunakan dikenal dengan S Gene Target Failures (SGTF).

"Kita akan gunakan PCR yang jauh lebih cepat dengan SGTF yang bisa mendeteksi Omicron dan sudah kita distribusikan dan akan kita tambah ke daerah-daerah," kata Budi.

Sedangkan untuk metode whole genome sequencing (WGS) diprioritaskan sebagai dasar pemerintah melihat pola penularan Omicron di lingkup masyarakat.

Pemerintah juga memastikan, tetap pada standar jumlah masyarakat yang akan diuji tes usap yaitu 1 per 1.000 penduduk.

Peningkatan Kapasitas Tempat Tidur Rumah Sakit

Pasca dua kasus kematian pasien Omicron yang terjadi, pemerintah terus menyiapkan segala layanan dan fasilitas kesehatan.

Budi menuturkan bahwa ada 80.000 tempat tidur telah disediakan untuk pasien Covid-19 baik mutasi varian Omicron atau selainnya. Hingga Senin (24/1), 5.000 tempat tidur telah terpakai.

Kapasitas tempat tidur bahkan diproyeksikan mencapai 150.000 unit.

Peningkatan jumlah tempat tidur dibarengi dengan kesiapan layanan kesehatan lainnya seperti tenaga medis, obat-obatan, oksigen.

Percepat Vaksinasi Booster

Pemerintah tidak membantah penerima vaksin dosis lengkap berpotensi mengalami reinfeksi Covid-19.

Untuk itu, seiring dengan sifat alamiah virus untuk terus bermutasi, Budi mengatakan pemerintah mempercepat langkah vaksinasi booster khususnya wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek).

Dia menuturkan, sasaran utama pemerintah dalam melakukan booster yaitu kelompok lansia dan anak-anak.

"Paling banyak Omicron di DKI Jakarta dan Jabodetabek dalam 2-3 minggu ke depan kita akan mempercepat vaksinasi booster di sana," katanya.

Baca juga:
Kemenkes Duga Pasien Omicron Meninggal Akibat Komorbid Tidak Terkontrol
Pemerintah Siapkan 80 Ribu Tempat Tidur untuk Tangani Pasien Covid-19
Luhut: Jangan Anggap Enteng, Varian Omicron Bisa Sebabkan Angka Kematian Jadi Banyak
Menko Luhut Minta Masyarakat Tahan Mobilitas Selama 4 Pekan ke Depan
Wagub DKI: BOR Naik Jadi 31 Persen dan ICU 8 Persen
80 Orang Pernah Kontak dengan Pasien Omicron di Bandung
Ada 72 Kasus Covid-19 di 43 Sekolah, Wagub DKI Pertimbangkan Evaluasi PTM 100 Persen

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.