Minta rekam jejak Capim KPK, Pansel sambangi Mabes Polri
Hingga kini ini sudah ada 15 orang yang mendaftar sebagai calon pimpinan KPK.
Anggota panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yenti Ganarsih menyambangi Mabes Polri, Senin (8/6) ini. Yenti datang sekitar pukul 10.30 WIB.
Yenti mengatakan, kedatangannya guna meminta pendapat Polri terkait calon pimpinan KPK mendatang. Dia berharap koordinasi tersebut mencegah adanya cacat hukum dari pimpinan KPK.
"Meminta bantuan untuk nanti rekam jejak. Kita ingin pilihan Pansel ini didukung. Ini kepentingan bangsa," kata Yenti di Bareskrim Mabes Polri, Senin (8/6).
Yenti mengakui bukan hanya meminta masukan dari Polri, melainkan kejaksaan, dan Pusat Pelaporan dan Badan Intelejen Negara. Koordinasi itu untuk mencegah adanya cacat hukum dari pimpinan KPK terpilih.
"Kita kan tidak hanya satu. Minta di kejaksaan di BIN, bagus evaluasi," kata Yenti.
Yenti mengatakan, hingga saat ini sudah ada 15 orang yang mendaftar sebagai calon pimpinan KPK. Mereka yang sudah mencalonkan diri berlatar belakang dari berbagai macam pekerjaan.
"Ada 15, ada akademisi, PNS, aktivis, pengusaha," tandas dia.
Seperti diketahui, masa komisioner KPK bakal habis pada Desember 2015 mendatang. Sejumlah pihak menyarankan agar Panitia Seleksi calon pimpinan KPK juga meminta masukan dari Polri, kejaksaan, dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan terkait pemilihan calon pimpinan KPK.
Menurut pelaksana tugas sementara pimpinan KPK, Johan Budi, koordinasi itu perlu dilakukan untuk memastikan bahwa calon pimpinan KPK yang mengikuti seleksi memiliki rekam jejak yang bersih. "Seharusnya memang Pansel menerima clearance dari Polri, kejaksaan, KPK, dan PPATK agar sewaktu-waktu nanti, pimpinan KPK menjabat di tengah-tengah jalan dia memimpin tak diganggu persoalan-persoalan masa lalu," ujar Johan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (1/6/2015) malam.
Baca juga:
Pansel KPK tantang wanita ikut daftar seleksi capim
Politikus Gerindra optimis Pansel dapat pilih pimpinan KPK terbaik
Komisi III: Pimpinan KPK harus memiliki standar tinggi
Komisi III akan lakukan clearance terhadap calon pimpinan KPK
Komisi III dukung Pansel gandeng Polri & kejaksaan pilih Capim KPK
Pendaftaran calon pimpinan KPK dimulai dari tanggal 5-24 Juni 2015
Pansel ngaku senang kalau Risma dan Ahok daftar jadi pimpinan KPK