LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Minim Bantuan Alat Berat, Pemulihan Pascabanjir di Perumahan Warga Sangat Lambat

Pembersihan lumpur dan sampah pascabanjir di Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, baru mencapai 30 persen. Kendala utama pemulihan pascabanjir di lokasi ini karena minimnya alat berat yang diturunkan pemerintah daerah.

2020-01-13 21:04:00
Banjir
Advertisement

Pembersihan lumpur dan sampah pascabanjir di Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, baru mencapai 30 persen. Kendala utama pemulihan pascabanjir di lokasi ini karena minimnya alat berat yang diturunkan pemerintah daerah.

Kepala Desa Bojongkulur, Kabupaten Bogor Firman Riansyah mengatakan, sejauh ini hanya ada dua alat berat yang diturunkan ke wilayahnya yang terdampak banjir. Padahal, wilayah terdampak cukup luas. Mencakup 26 rukun warga dengan total rumah terdampak mencapai 6.669 rumah.

"Idealnya empat sampai enam alat berat," kata Firman ketika dihubungi pada Senin (13/1).

Advertisement

Dia menyebutkan ada sebanyak lima perumahan antara lain Vila Nusa Indah 1, 2, dan 3, Bumi Mitiara dan Vila Mahkota Pesona. Ketinggian air dari 1,5-4 meter. Lokasi ini masih menjadi satu kesatuan dengan kawasan Pondok Gede Permai di Jatiasih, Kota Bekasi karena masih satu deretan.

Lantaran minimnya bantuan alat berat dari pemerintah, proses pemulihan lokasi terdampak banjir sangat lambat. Hingga memasuki hari ke-13, baru 30 persen sampah maupun lumpur yang dibersihkan. Sisanya masih menumpuk di lingkungan permukiman warga.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas, Puarman membenarkan bahwa proses pemulihan pascabanjir di Desa Bojongkulur sangat lambat. Bantuan alat berat maupun armada pengangkut sampah yang dikirimkan Pemkab Bogor sangat minim.

Advertisement

"Hari ini saja enggak ada truk sampah, walaupun kemarin ada meski hanya tiga unit," kata Puarman.

Menurut dia, alat berat maupun truk sampah sangat dibutuhkan mengingat pekerjaan pembersihan di lapangan di luar kemampuan masyarakat yang terdampak banjir.

Baca juga:
Pencarian Tiga Korban Longsor Sukajaya Bogor Dihentikan
2 Penambang Liar di Bogor Ditangkap, Polisi Sita 80 Karung Bahan Emas
Pencarian Tiga Korban Longsor di Bogor Diperpanjang
Tiga Desa di Sukajaya Masih Terisolir, Helikopter Ditambah untuk Kirim Logistik
PLN Tinggikan 170 Gardu Distribusi Antisipasi Banjir Susulan
Ngopi Sebelum Longsor, Warga Sukajaya Ini Hilang

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.