Menteri Yuddy minta PNS tak 'open house' saat lebaran
Dikarenakan 'open house' yang merupakan tradisi pejabat ini membuat beberapa pegawai tak bisa menikmati liburannya
Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi melarang para PNS meminta ataupun menerima THR dari perusahaan lain atau pihak ketiga. Selain itu, dirinya juga akan meniadakan pejabat PNS tradisi 'open house' pasca lebaran.
"Kami biasakan tidak ada lagi open house pemerintah," kata Yuddy kepada wartawan, Rabu (29/6).
Yuddy mengungkapkan, ketiadaan tersebut dikarenakan 'open house' yang merupakan tradisi pejabat ini membuat beberapa pegawai tak bisa menikmati liburannya dengan maksimal.
"Kalau 'open house' ini mereka jadi enggak bisa pulang kampung buru-buru, harus salaman (sama pejabat). Jadi resmi di lebaran sekarang mereka bisa rencana pulang kampung jauh hari. Nantinya hari pertama masuk baru kita halal bihalal," ungkapnya.
Tradisi 'open house' baiknya dilakukan oleh pejabat saja. "Saya selaku membidangi ini mengimbau bahwa 'open house' jika masih diberlakukan, baiknya hanya dilaksanakan di Presiden, Wakil Presiden, Gubernur, Bupati, Walikota, atau pejabat, pembina, pegawai setempat, selebihnya tidak perlu. Ini prinsip nilai kesederhanaan prinsip efisiensi berikan waktu leluasa aparat pemerintah di kampung halaman lain," tutupnya.
Baca juga:
Tak ada tunjangan khusus Lebaran bagi bidan di daerah pedalaman
Biar tak dipakai mudik, mobil dinas Pemprov Sumut dikandangkan
Menteri Yuddy: PNS, TNI & Polri tak boleh cuti setelah libur Lebaran
Menteri Yuddy sebut PNS berani terima THR sama dengan gratifikasi
MenPAN RB akan sarankan pecat pemimpin yang absen pasca lebaran