Menteri Sosial sebut bandar narkoba saat ini menyasar anak-anak
Sebab, hukuman anak-anak lebih ringan daripada orang dewasa.
Indonesia sekarang ini sudah bisa dikatakan gawat darurat narkoba. Sebab, narkoba tidak hanya menyerang orang dewasa ataupun profesional seperti pengusaha.
Tapi, mafia narkoba sekarang ini, khususnya di Indonesia sudah menyasar anak-anak. Sehingga hal ini perlu diperhatikan dan diwaspadai.
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengaku, kalau dirinya yang belum lama ini bertemu dengan Kepala Badan Narkotika (BNN) Budi Waseso dan Menko Polhukam, bahwa mafia narkoba sekarang ini memang sengaja menyerang anak-anak.
Sebab, hukuman anak-anak lebih ringan daripada orang dewasa. Hal itu terbukti, saat Khofifah mengunjungi Lapas Tanggerang, narapidananya yang khusus untuk wanita dan anak-anak.
"Berdasarkan data dari BNN dan Menko Polhukam, 60 persennya adalah kurir narkoba. Dan saat saya kunjungi Lapas Tangerang, ternyata pelakunya adalah anak-anak," kata Khofifah Indar Parawansa, di sela acara deklarasi anti narkoba di Muslimat NU Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (17/7).
Untuk itu, Ketua Umum Muslimat NU tersebut menyerukan pada Muslimat NU se-Sidoarjo ataupun di Indonesia agar ikut membantu dan memberantas, memerangi mafia narkoba.
Caranya, keluarga Muslimat NU yang notabennya adalah guru Madrasah agar menyisipkan pengenalan tentang bahayanya menggunakan narkoba. "Di lingkungan keluarga juga harus dikenalkan, bahwa narkoba itu sangat berbahaya. Bisa berurusan dengan hukum mulai penjara hingga mendapatkan hukuman mati dan merusak tubuh yang berujung kematian," tandas Khofifah.
Baca juga:
Polisi bekuk lima orang pemilik 24,77 gram sabu
Penjual ikan nyambi jadi pengedar sabu di Makassar ditangkap
Tangkap pengedar narkoba di tol, polisi sempat ditawari Rp 60 juta
Bawa dua linting ganja, penumpang Lion Air diamankan di Kualanamu
Berkendara ugal-ugalan di tol, 4 pemuda ini bawa pil koplo dan sabu