Menteri Puan pastikan warga terdampak kabut asap bakal diungsikan
Menurut Puan, besok tim evakuasi bakal mengevaluasi tempat pengungsian bagi warga yang wilayahnya terdampak asap.
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani mengatakan, pemerintah tengah berupaya untuk melakukan langkah evakuasi bagi para korban terdampak asap di beberapa provinsi di Indonesia. Menurut Puan, besok tim evakuasi bakal mengevaluasi tempat pengungsian bagi warga yang wilayahnya terdampak asap.
"Bahas persiapan evakuasi. Besok tim akan turun ke lapangan untuk mengevaluasi shelter-shelter (pengungsian) untuk tempat menampung para pengungsi," kata Puan, di Kantor Kementerian Politik Hukum dan Keamanan, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10).
Hal senada dikatakan Menteri Sosial, Khofifah Parawansa, untuk persiapan evakuasi pemerintah memastikan seluruh Infrastuktur yang dibutuhkan telah tersedia seperti shelter yang dilengkapi air purified atau alat penjernih udara.
"Persiapan infrastruktur di penampungan dari tempat bencana sudah siap semuanya tinggal tunggu assesment dari Menko Puan Maharani. Kita juga masih menunggu alat purifier (penyaring udara) yang akan dipasang di setiap shelter," jelas Khofifah.
Tim dan shelter tersebut, kata Khofifah, akan terus disiagakan sekitar 4-5 minggu mendatang sampai perkiraan api yang masih menyala di berbagai hotspot telah dapat dipadamkan.
"Tim dan shelter disediakan untuk tampung pengungsi 4-5 minggu ke depan dengan perkiraan api yang menyala kita siap antisipasi," tandasnya.
Baca juga:
Menteri Ferry hentikan izin usaha lahan yang terbakar
Menteri Kehutanan perintahkan cabut pergub bolehkan bakar hutan
MUI serukan rakyat Indonesia tobat & salat istisqa hadapi kabut asap
Sempat delay 3 jam, penerbangan di Bandara Bandung kembali normal
Teras Narang pernah surati Jokowi soal kebakaran hutan, tapi dicueki
Akibat kabut asap, 5 penerbangan di Bandung tertunda
Adian Napitupulu bungkam soal Teras Narang izinkan warga bakar lahan