LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menteri PPPA: Poligami Sebabkan Perempuan Alami Kekerasan Psikis

Ia juga menambahkan tidak sedikit kasus-kasus poligami yang berakhir pada kekerasan secara fisik. Bintang prihatin karena masih banyak narasi yang salah mengenai praktik poligami.

2021-04-15 03:05:00
Poligami
Advertisement

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Bintang Puspayoga mengatakan bahwa perkawinan poligami yang tidak dilaksanakan dengan kesiapan, pemikiran matang dan pengetahuan yang cukup dapat menyebabkan perempuan mengalami kekerasan psikis dan fisik.

"Poligami menyebabkan perempuan mendapatkan kekerasan psikis atau jadi tertekan, salah satunya karena merasa tidak diperlakukan dengan adil," kata Menteri Bintang dalam diskusi ilmiah daring bertajuk 'Poligami di Tengah Perjuangan Mencapai Ketangguhan Keluarga, Masyarakat dan Bangsa' yang dipantau di Jakarta, dilansir Antara, Rabu (14/4).

Ia juga menambahkan tidak sedikit kasus-kasus poligami yang berakhir pada kekerasan secara fisik. Bintang prihatin karena masih banyak narasi yang salah mengenai praktik poligami.

Advertisement

"Poligami dianggap sebagai jalan pintas untuk mencari kesejahteraan, kemakmuran dan kesuksesan hidup," tutur Bintang.

Menteri Bintang menegaskan syarat untuk melakukan perkawinan poligami di Indonesia sebenarnya sangat berat sehingga semestinya dilaksanakan dengan sangat hati-hati dengan pertimbangan dan komitmen yang kuat.

Melihat banyaknya dampak buruk akibat praktik poligami, Menteri Bintang pun meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan konten ajakan poligami.

Advertisement

"Bukan malah dipromosikan apalagi diromantisasi," katanya.

Menurut dia, sebuah perkawinan sesungguhnya bukan hanya untuk kepentingan individu tapi juga bertujuan untuk membentuk tatanan masyarakat yang berbudaya, maju dan beradab.

"Jika keluarga kuat, maka negara akan kuat," katanya.

Baca juga:
Kejari Garut Temukan Modus Kepala Desa Korupsi Buat Poligami
Ditanya Soal Poligami, Teuku Wisnu Pilih Makan Tepung dan Tak Mau Jawab
CEK FAKTA: Hoaks PKS Kampanyekan Satu Istri Tidak Cukup
Suami Menikah Lagi, Ini Curhatan Istri Pertama Kiwil Setelah Bertemu Ventie Figiantie
Momen Istri Pertama Bertemu dengan Istri Baru Kiwil, Akrab Banget
CEK FAKTA: Hoaks Pria Diwajibkan memiliki Dua Istri pada 2020

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.