Menteri Marwan miris banyak desa di Indonesia belum sejahtera
Dia juga pertanyakan kerja pejabat desa.
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal menilai saat ini masih banyak desa yang belum sejahtera. Kondisi itu dikarenakan kurang adanya partisipasi dari masyarakat desa tersebut.
Diyakininya, partisipasi yang kurang itu karena tak ada pembinaan yang didapat dan sebabkan kemajuan desa berjalan lambat.
"Lemahnya tingkat partisipasi yang konstruktif dan aplikatif harus ada pembinaan terhadap masyarakat desa untuk meningkatkan partisipasi," ujar Menteri Desa dan PDT, Marwan Jafar saat membuka Forum Rembug Nasional dengan tema 'Desa Membangun Indonesia' yang diselenggarakan di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (15/12).
Alasan lain yang menyebabkan daerah kurang maksimal karena pejabat setempat tak menjalankan aturan dengan tertib. Dia berujar kebanyakan dari pejabat desa masih terus berpatokan instruksi dari pemerintahan kota padahal sudah jelas pejabat desa bisa mengelola wilayahnya berlandaskan UU Desa yang sudah terbit satu tahun yang lalu.
"Aparatur pemerintah daerah melakukan tindak kepatuhan terhadap pemerintah pusat, padahal sudah ada kewenangan sendiri," imbuhnya.
Baca juga:
Pembangunan tak merata, desa jadi rumah penduduk miskin
Menteri Marwan harap desa jadi tumpuan pembangunan nasional
Menteri Desa: Kemiskinan disebabkan penggunaan dana desa tak efektif
Menteri Desa: Transmigrasi tak populer di kalangan muda
Menteri Marwan keluhkan dana untuk daerah tertinggal terus berkurang
Menteri Marwan sebut Bappenas dan Kemenkeu hambat nawa cita Jokowi
Menteri Marwan terapkan Saemaul Undong Korea buat majukan desa