Menteri Desa: Kemiskinan disebabkan penggunaan dana desa tak efektif

Dana-dana tersebut seharusnya dimaksimalkan untuk beberapa tujuan, antara lain meminimalisir pengangguran.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Menteri Desa: Kemiskinan disebabkan penggunaan dana desa tak efektif
Menteri Marwan Jafar. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar mengatakan adanya kesenjangan sosial di Indonesia disebabkan pemanfaatan dana yang diperuntukkan bagi pelaksanaan program-program pengentasan kemiskinan berjalan tidak efektif. Dengan begitu, daerah-daerah tak menikmati program pemerintah yang produktif.

"Efektivitas penggunaan dana baik dari pusat maupun dari daerah, itu kata kuncinya disitu, kalau penggunaannya tidak efektif meskipun pusat bikin program pengentasan kemiskinan, daerah juga bikin program pengentasan kemiskinan, kabupaten juga sama, tapi karena penggunaannya tidak efektif dan tidak tepat sasaran, maka itu tidak melahirkan program yang produktif," ujar Marwan di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/12).

Marwan menegaskan dana-dana tersebut seharusnya dimaksimalkan untuk beberapa tujuan, antara lain meminimalisir pengangguran.

"Kedua menumbuhkan sektor-sektor produktif, ketiga soal kesehatan. Di kita itu kesehatan juga rendah di tingkat ASEAN, kematian anak dan ibu melahirkan juga masih tinggi," ujarnya.

Selain itu, masalah pendidikan juga tidak kalah penting. Marwan menegaskan pendidikan yang mengarah pada peningkatan kemampuan siswa sangat penting untuk ditingkatkan.

"Pendidikan diarahkan ke yang lebih kejuruan," pungkas Marwan.

Rekomendasi