Menteri ESDM janji hadir jika diminta MKD jelaskan soal pencatutan
Sudirman janji buka-bukaan jika diminta MKD hadir buat diperiksa.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said, menyatakan bersedia memberikan keterangan langsung ke Mahkamah Kehormatan DPR, terkait laporan soal pencatutan nama Presiden Joko Widodo, oleh Ketua DPR RI Setya Novanto. Dalam laporannya, Sudirman menuding Setya Novanto meminta imbalan saham kepada PT Freeport Indonesia, dengan mencatut nama Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dengan janji memuluskan perpanjangan kontrak.
"Jika memerlukan keterangan tambahan, Insya Allah saya akan datang menyampaikan apa yang kami punya," kata Sudirman kepada wartawan di Yogyakarta, Senin (30/11).
Sudirman mengaku akan memberikan keterangan dan laporan lain apa adanya kepada MKD. Dia menyatakan, Presiden Jokowi sudah memintanya memberikan keterangan lengkap, sehingga tidak menimbulkan polemik.
"Saya tidak ingin merespon yang berpotensi menimbulkan polemik. Saya yang tahu bagaimana dan saya yang menjalankan," ujar Sudirman.
Sudirman mengaku belum memberikan rekaman utuh kepada MKD, dan MKD pun belum meminta keterangan lebih lanjut terkait dengan laporannya.
"Saya sampai saat ini belum dipanggil. Tapi sejauh ini saya bersyukur masyarakat luar biasa. Masyarakat makin cerdas dan terbuka. Mereka menghendaki pejabat publik itu harus menjaga etika setinggi-tingginya," ucap Sudirman.
Baca juga:
Ketua MKD ngaku terbebani usut kasus Setya Novanto
Baru masuk MKD, politisi Golkar minta jangan cuma serang Setnov
Jika diperlukan, MKD akan datangi Jokowi-JK terkait kasus Setnov
Usul pembentukan Pansus Freeport upaya hambat kasus Setnov di MKD
Bawa sapu ke MKD, puluhan orang desak sidang Setya digelar terbuka