LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menteri Anies: Muhammadiyah peran besar dalam pendidikan Indonesia

Anies mengatakan, banyak dukungan dalam sektor pendidikan buah pemikiran tokoh-tokoh Muhammadiyah.

2015-08-03 12:38:25
Muktamar Muhammadiyah
Advertisement

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyatakan Muhammadiyah memiliki banyak peran bagi kemajuan Indonesia. Terutama, dukungan dalam sektor pendidikan yang merupakan buah pikiran tokoh-tokoh Muhammadiyah.

"Bangsa ini punya hutang banyak terkait pendidikan. (Keunggulannya) tokoh-tokohnya tidak tersentral pada satu dua orang, stok pemimpinnya banyak. Meritokrasi itu karakter Muhammadiyah (patut dicontoh)," kata Anies di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin (3/8).

Sementara, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin menyatakan Muhammadiyah adalah organisasi Islam yang besar di Indonesia. Banyaknya badan amal usaha membantu pemerintah mensejahterakan rakyat.

"Muhammadiyah ini lah organisasi yang memiliki amal usaha terbanyak di Indonesia bahkan di dunia. Betapa banyak rumah sakit, sekolah-sekolah dan berbagai macam bentuk kegiatan kemasyarakatan sosial, pendidikan dan kesehatan. Tentu pemerintah sangat bersyukur kontribusi Muhammadiyah selama ini yang luar biasa," terang dia.

Lanjut dia, Muhammadiyah adalah salah satu mitra strategis pemerintah. Maka dari itu masukan dari Muhammadiyah untuk kemajuan bangsa sangat dibutuhkan.

"Pemerintah menganggap Muhammadiyah sebagai organisasi yang sangat strategis dan selalu memberikan masukan yang konstruktif. Amar ma'ruf nahi munkar itu lah wujud kemitraan strategis konstruktif, pemerintah membutuhkan organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah," pungkas dia.

Sistem pemilihan pimpinan Muhammadiyah melalui proses panjang. Pada sidang tanwir telah memutuskan sebanyak 39 nama calon ketua umum. Berikutnya, 39 nama itu dibawa ke Muktamar Muhammadiyah untuk dipilih menjadi 13 nama. Yang menentukan 13 nama itu adalah 2.600 pemilik suara. Pemilihan akan dilakukan pada 5 Agustus 2015.

Baca juga:
Ketua Umum Aisyiyah & Dwiki Dharmawan gubah lagu Seabad Aisyiyah
Presiden Jokowi hadiri pembukaan Muktamar Muhammadiyah di Makassar
Usai acara, Jokowi turun panggung salami muktamirin Muhammadiyah
Buka sambutan dengan bahasa bugis, Din Syamsuddin banjir applause
Din minta Muktamar Muhammadiyah & Aisyiyah jangan sampai ricuh
Jadi calon ketum Muhammadiyah, Busyro ogah lobi-lobi
Jokowi: Muhammadiyah kaya gagasan, amal usahanya tersebar di RI

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.