Menteri Agama Dijadwalkan Isi Tausiah Tarawih Ramadhan di IKN
Menteri Agama akan mengisi tausiah tarawih Ramadhan 1447 H/2026 M di Masjid Negara IKN, menandai kesiapan fasilitas ibadah di Ibu Kota Nusantara serta memperkuat syiar kebersamaan umat.
Menteri Agama dijadwalkan mengisi tausiah tarawih Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN). Kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari kedua Ramadhan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Tausiah ini bertujuan memperkuat syiar Islam serta kebersamaan umat di IKN.
Wakil Menteri Agama R Muhammad Syafi’i telah meninjau kesiapan Masjid Negara IKN pada Jumat (13/2) lalu. Kunjungan tersebut memastikan masjid telah selesai secara fungsional dan siap menyambut bulan suci Ramadhan tahun ini. Kesiapan infrastruktur pendukung juga menjadi fokus utama peninjauan tersebut.
Peninjauan ini selaras dengan target aktivasi IKN sebagai pusat kerja pemerintahan yang bertahap sepanjang 2026. Kehadiran fasilitas ibadah memadai diharapkan mendukung kehidupan spiritual masyarakat IKN. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyediakan sarana prasarana lengkap.
Kesiapan Masjid Negara IKN untuk Ramadhan
Masjid Negara IKN dipastikan siap untuk dimanfaatkan selama bulan Ramadhan tahun ini. Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menyatakan bahwa secara fungsional masjid sudah dapat digunakan. Saat ini, Otorita IKN fokus memastikan kelengkapan fasilitas internal masjid agar dapat mendukung pelaksanaan ibadah selama Ramadhan 2026.
Kelengkapan fasilitas ini krusial untuk mendukung pelaksanaan ibadah secara optimal selama Ramadhan 2026. Berbagai persiapan telah dilakukan demi kenyamanan para jemaah. Hal ini mencakup ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai di dalam area masjid.
Selain itu, kegiatan pendukung juga disiapkan di sekitar kawasan Masjid Negara IKN, seperti bazar Ramadhan, pengajian, dan safari Ramadhan. Inisiatif ini bertujuan menciptakan suasana hangat dan kebersamaan di tengah masyarakat IKN.
Pengembangan Fasilitas Ibadah Multi-Agama di IKN
Selain Masjid Negara, pengembangan fasilitas rumah ibadah bagi umat beragama lain juga menjadi perhatian di IKN. Pemerintah merencanakan pembangunan fasilitas bagi umat Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Pembangunan ini akan dilakukan pada tahap pengembangan IKN berikutnya.
Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi’i juga meninjau kemajuan pembangunan Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius. Gereja ini diproyeksikan menjadi Basilika di IKN, dan saat ini telah memasuki tahap akhir konstruksi. Proses selanjutnya adalah pengisian interior serta perlengkapan ibadah.
Pembangunan fasilitas ibadah yang beragam ini menunjukkan komitmen IKN sebagai kota yang inklusif dan mengakomodasi kebutuhan spiritual seluruh warganya. Keberadaan berbagai tempat ibadah mencerminkan semangat toleransi beragama. Hal ini penting untuk menciptakan kerukunan antarumat beragama di Ibu Kota Nusantara.
Sumber: AntaraNews