LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mensos tekankan pentingnya kontrol keluarga dalam melawan narkoba

Tahun 2015 korban penyalahgunaan narkoba di Indonesia 5,8 juta orang, dengan jumlah korban tewas 40-50 orang perharinya.

2016-04-17 05:06:00
Khofifah Indar Parawansa
Advertisement

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kontrol keluarga merupakan cara ampuh untuk melawan peredaran narkoba di Indonesia. Sebab, bahaya narkoba dapat mengancam siapapun dan dimanapun, tanpa mengenal batasan umur dan lingkungan.

“Apapun profesi anak-anak kita dan dimana pun mereka berada, kontrol keluarga untuk mengawal mereka menjadi sangat penting,” ujar Mensos pada kunjungan kerja ke Demak, Jawa Tengah, Sabtu (16/4).

Khofifah mengatakan, kontrol keluarga mesti secara lahir dan batin untuk menolak godaan dari para pengedar narkoba, sehingga tidak sampai jatuh dalam bujuk rayu dan tipu daya mereka.

Bahaya peredaran narkoba di Indonesia, lanjut Khofifah, merupakan musibah besar bagi generasi dan segenap warga bangsa, sehingga peran dari para ibu dan keluarga menjadi bagian strategis untuk menolak berbagai bujuk rayu, dari para pengedar narkoba tersebut.

“Bujuk rayu dan tipu daya pengedar narkoba, ini bisa vitamin, ini adalah pendorong semangat belajar atau ini untuk menambah lama dan khusuk berzikir, tapi nyatanya zat adiktif dan narkoba,” ujar Khofifah.

“Kita mesti bergandengan tangan, termasuk peran dari para ibu dalam mengawal perubahan sikap dan attitude anggota keluarga yang dimulai dari keluaga, kemudian murid, jamaah, serta umat sekalian,” pungkasnya.

Diketahui, pada tahun lalu saja tercatat korban penyalahgunaan narkoba di Indonesia sebanyak 5,8 juta, dengan jumlah korban tewas diperkirakan mencapai rata-rata 40-50 orang dalam sehari. Juga, tidak kurang dari Rp 63 triliun uang rakyat dihabiskan, hanya untuk membeli ‘barang haram’ tersebut.

Baca juga:
Kampung narkoba di Samarinda digerebek, 21 orang positif sabu
Narkoba sasar berbagai usia, Mensos Khofifah minta ibu turun tangan
14 Bandar dan pengedar narkoba diringkus, 20 kg sabu disita
Rantai dilepas, pemuda stress karena sabu-sabu dikirim ke RS jiwa
Kosan digerebek, seks toy ditemukan & 7 penghuni positif narkoba

(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.