Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rantai dilepas, pemuda stress karena sabu-sabu dikirim ke RS jiwa

Rantai dilepas, pemuda stress karena sabu-sabu dikirim ke RS jiwa Bocah 11 tahun Zili dipasung karena cacat mental. ©REUTERS/William Hong

Merdeka.com - Polresta Medan turun tangan membantu Suddin Ramadona Lubis (22), warga miskin yang dirantai karena stress akibat mengonsumsi sabu-sabu. Mereka membawa pemuda itu ke rumah sakit jiwa.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, langsung ke gubuk yang ditinggali Suddin bersama ayahnya Arfan Lubis (54) di tanah kosong di sudut Jalan Gabus dan Jalan Gurami Medan, Sabtu (16/3). Sejumlah pejabat Polresta Medan lain ikut bersamanya.

Setelah melihat keadaan Suddin dan sepakat dengan Arfan, mereka melapas rantai yang melilit kaki kiri pemuda bertato di punggung itu. Berbekal seadanya, dia kemudian dibawa ke RS Jiwa Provinsi Sumut untuk mendapatkan penanganan lebih baik.

"Yang paling penting kita bawa dulu ke rumah sakit jiwa. Setelah itu kita koordinasikan dengan pak wali kota," kata Mardiaz.

Kunjungan Mardiaz dan sejumlah pejabat Polresta lainnya ini membuat harapan Arfan terwujud. Dia memang berkeinginan agar putranya memperoleh perhatian dan dapat dibawa ke rumah sakit untuk berobat.

Selama ini Arfan tak mampu mewujudkan harapan itu karena keadaannya tidak memungkinkan. Hasil pencarian sebagai penarik becak dayung bahkan tak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Syukurlah Pak Kapolresta mau membawa anak saya ke RS Jiwa," ucap Arfan.

Seperti diberitakan, Arfan terpaksa merantai kaki Suddin sejak tiga bulan terakhir. Alasannya, putranya itu kerap mengamuk dan mengganggu warga.

Arfan mengatakan, jiwa Suddin mulai terganggu sejak akhir 2015. Dimulai dari ilusi dan tidak bisa berdiri, pemuda yang bekerja sebagai pedagang ikan dan penyemir sepatu itu mulai meracau dan mengganggu orang lain.

Suddin sempat dibawa berobat ke RSUD Pirngadi Medan. Berdasarkan keterangan dokter, dia mengalami gangguan jiwa karena mengonsumsi sabu-sabu. Setelah ditelusuri Arfan, pergaulan anaknya memang dekat dengan narkotika itu.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP