LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menristek: Alat Rapid Test Covid-19 Masih Uji Validasi Di Jawa Tengah

Sementara untuk terapi pengobatan COVID-19 menggunakan plasma konvalesen, Menristek Bambang mengatakan saat ini sudah ada protokol dan kelayakan etik (ethical clearance) secara nasional sehingga uji cobanya di berbagai rumah sakit sudah mulai bisa dilakukan.

2020-05-18 21:11:16
Menristek
Advertisement

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan perangkat tes cepat (rapid test) untuk mendeteksi COVID-19 masih dalam tahap uji validasi di Jawa Tengah.

"Untuk rapid test kit melibatkan BPPT, Universitas Mataram, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Airlangga diproduksi oleh PT Hepatika, sudah 10.000 unit yang diproduksi sudah dipakai sekaligus uji validasi di Jawa Tengah untuk berbagai rumah sakit di Jawa Tengah," kata Menristek Bambang dalam konferensi pers dalam jaringan, di Jakarta, Senin (18/5).

Menristek Bambang menuturkan pada akhir Mei 2020, rencananya sudah diproduksi 40.000 perangkat cepat apabila sudah selesai uji validasi dan izin edar akan ke luar dari Kementerian Kesehatan.

Advertisement

Sementara untuk terapi pengobatan COVID-19 menggunakan plasma konvalesen, Menristek Bambang mengatakan saat ini sudah ada protokol dan kelayakan etik (ethical clearance) secara nasional sehingga uji cobanya di berbagai rumah sakit sudah mulai bisa dilakukan.

Dengan begitu, uji coba dengan plasma konvalesen tidak hanya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto namun bisa menyebar ke beberapa rumah sakit lain.

"Dengan harapan tentunya ujinya ini akan memberikan harapan mengenai kemungkinan bisa menghadapi COVID-19 dengan menggunakan plasma dari orang yang sudah sembuh," tuturnya.

Advertisement

Sementara untuk ventilator buatan Institut Teknologi Bandung saat ini sudah dalam tahap produksi. Sementara beberapa ventilator buatan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan swasta, sedang dalam tahapan uji klinis.

"Sehingga dalam waktu seminggu ke depan setelah uji klinis dan tentunya izin edarnya k keluar maka sudah diproduksi dalam produksi massal," ujarnya.

Dia memperkirakan pada Juni 2020, akan banyak ventilator hasil inovasi Indonesia muncul untuk menutupi kekurangan ventilator yang ada di rumah sakit.

Baca juga:
Pemkot Solo Lakukan Rapid Test Terhadap Pedagang Pasar Tradisional
Terlibat Pemulangan Pekerja Migran, 60 Anggota Basarnas Bali Jalani Rapid Test
DPRD DIY Desak Pemda Gelar Rapid Test Covid-19 di Pusat Keramaian
Rapid Test di Pasar, Delapan Pedagang di Lubuklinggau Reaktif Covid-19
Alasan Rapid Test Butuh Pemeriksaan Lanjutan Terkait Pandemi Covid-19
Pernah Kontak dengan Pasien Covid-19, 7 Pedagang Sapi di Kupang Malah Ditolak RS

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.