Pemkot Solo Lakukan Rapid Test Terhadap Pedagang Pasar Tradisional
Merdeka.com - Guna mencegah meluasnya penularan Covid-19, Pemkot Solo melakukan rapid test di sejumlah pasar tradisional. Selain pasar, test serupa juga dilakukan terhadap para petugas yang ada di garda terdepan penanganan virus corona. Yakni petugas posko, petugas yang sering melayani pasien di puskesmas, penjemputan, pengantaran dan lainnya.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo Ahyani mengatakan rapid test dilakukan terhadap sejumlah pedagang di Pasar Harjodaksino, Danukusuman. Sesuai hasil tracing, ada pasien positif Corona asal Joyotakan yang melakukan kontak dengan pedagang. Rapid test akan disasar kepada yang punya risiko kontak paling depan.
"Kemarin pasar, karena banyak sekali yang melanggar protap kesehatan, masih padat. Dilakukan rapid test sampling, terutama kios yang padat. Dan juga hasil penelusuran kontak tracing ternyata beberapa pasien positif itu ternyata juga berhubungan dengan pedagang pasar," ujar Ahyani, Senin (18/5).
Namun hasil rapid test tersebut hingga kini belum diketahui atau sedang dilakukan analisa oleh Dinas Kesehatan Kota Solo.
Terkait perkembangan adanya sejumlah warga yang positif Covid-19 di Joyotakan, Ahyani menegaskan jika dua batita yang terkonfirmasi masih ada hubungan keluarga dengan pasien positif sebelumnya. Pihaknya juga akan memperluas rapid test kepada 90 KK yang sedang diisolasi.
"Karena kasusnya cukup banyak, nanti rapid testnya akan diperluas. Takmir masjid juga sudah rapid test, tapi hasilnya negatif," katanya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya