LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menkum HAM tegaskan hukuman mati bandar narkoba tetap berlaku

Menurutnya, saat ini Indonesia sudah darurat narkoba.

2015-01-19 12:04:34
Hukuman Mati
Advertisement

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menegaskan hukuman mati bagi bandar narkoba tetap akan dilanjutkan meski banyak menuai protes dari negara yang warganya dieksekusi mati di Indonesia. Menurutnya, saat ini Indonesia sudah darurat narkoba.

"Kita melihat bahwa Indonesia sudah darurat dengan narkoba, tidak bisa ditoleransi lagi. Bahwa kita harus memberikan pelajaran ke bandar narkoba. Pecandu narkoba kita rehabilitasi, bandarnya kita eksekusi," kata Yassona di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (19/1).

Pada Minggu dini hari, Kejaksaan Agung telah melaksanakan eksekusi terhadap enam orang terpidana mati, yang masing-masing merupakan warga negara Indonesia, Brasil, Belanda, Malawi, Vietnam dan Nigeria.

Lima terpidana mati dieksekusi di Pulau Nusakambangan, Cilacap, antara lain Marco Archer Cardoso Moreira (WN Brasil), Rani Andriani alias Melisa Aprilia (WNI), Namaona Denis (WN Malawi), Daniel Enemuo alias Diarrassouba Mamadou (WN Nigeria), serta Ang Kiem Soei alias Kim Ho alias Ance Tahir alias Tommi Wijaya (WN Belanda).

Sementara seorang lainnya yakni Tran Thi Bich Hanh (WN Vietnam) dieksekusi di Boyolali, Jawa Tengah. Eksekusi keenam terpidana mati ini dilaksanakan, setelah grasi yang diajukan ke enam terpidana mati tersebut, ditolak Presiden Joko Widodo.

Seperti diketahui, Pemerintah Brasil dan Belanda memutuskan menarik Duta Besar mereka ke negara masing-masing usai warganya dieksekusi mati oleh regu tembak di Pulau Nusakambangan. Padahal, Pemerintah Belanda dan Brasil memohon agar Indonesia membatalkan eksekusi mati tersebut

Baca juga:
JK: Brasil & Belanda tarik dubes, hubungan bilateral tak terganggu
Iwan Fals: Gembong narkoba mati, Koruptor kapan didor mati
Giliran Australia ngotot lobi Indonesia agar tak hukum mati warganya
Presiden Brasil marah Indonesia ngotot hukum mati warganya
Pro kontra hukuman mati, atas nama agama dan HAM
4 Usaha Belanda dan Brasil gagal lobi Jokowi batalkan eksekusi mati
Gerindra minta Belanda hormati hukuman mati di Indonesia

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.