LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menkominfo: Ada 127 Hoaks dan Disinformasi Soal Corona di Media Sosial

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerrard Plate mengantongi data, per hari ini ada 127 hoaks dan disinformasi mengenai virus corona di media sosial.

2020-02-25 17:53:13
Virus Corona
Advertisement

Menteri Komunikasi dan Informatika Johny Gerrard Plate mengantongi data, per hari ini ada 127 hoaks dan disinformasi mengenai virus corona di media sosial.

"127 per 25 februari. Per hari ini ada 127 isu hoaks dan disinformasi," kata Plate di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (25/2).

DIa mencontohkan disinformasi yang menyebar yakni China ingin belajar agama Islam karena umat Islam bebas dari virus corona. Dia menegaskan hal tersebut disinformasi.

Advertisement

"Video yang beredar berasal dari kanal youtube lion channel berjudul orang China mengajar tentang doa masya allah dan diunggah pada 12 Januari 2007 jauh sebelum virus corona covid dilaporkan pada Desember. Ini kan nggak bener ini," ujarnya.

Kemudian, ada pula soal virus corona menular lewat gigitan nyamuk. Informasi tersebut adalah salah. Sebab, World Health Organization (WHO) Western Pasific melalui akun resminya menyatakan bahwa virus corona tidak dapat ditularkan lewat gigitan nyamuk.

"Disebutkan pula secara umum virus corona menyebar melalui cairan dari seseorang yang terinfeksi seperti saat mereka batuk dan bersin," jelasnya.

Advertisement

Plate melanjutkan, ada pula disinformasi yang menyebut orang dari China melarikan diri ke Vietnam untuk menghindari virus corona. Selain itu, dalam video terdengar bahasa Vietnam yang diartikan orang begitu banyak tidak terkait virus corona.

"Ini disinformasi. Faktanya klaim tersebut salah ditemukan video yang sama di youtube pada tanggal 28 November 2019 sebulan sebelum wabah virus corona menyebar," ucapnya.

Politikus Partai NasDem ini meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas kebenarannya. Sebab, hal itu sangat merugikan masyarakat dan negara secara keseluruhan. Serta hoaks dan disinformasi melanggar aturan.

"Jangan menambah hoaks-hoaks di dalam negeri yang merusak. Merusak rakyat membuat takut janganlah hoaks-hoaks nggak perlu," papar Plate.

Baca juga:
Paket Kebijakan Anyar Jokowi, Diskon Tiket Pesawat hingga Tak Pungut Pajak Hotel
Jumlah Korban Meninggal Akibat Virus Corona di Iran Bertambah Jadi 15 Orang
Akibat Virus Corona, Pariwisata RI Diprediksi Kehilangan Rp6,97 T per Bulan
Deretan Strategi Presiden Jokowi Tangkal Dampak Virus Corona ke Indonesia
6 ABK Kapal Diamond Princess Tiba Asal Bali Tiba di Jakarta
Hadapi Virus Corona, Jokowi Sambut Baik Penurunan Suku Bunga BI

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.