LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menko Polhukam: Kita Wajib Jaga Keutuhan NKRI agar Tidak Pecah Belah

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan umat Islam wajib menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

2020-02-02 21:00:00
Menko Polhukam Mahfud MD
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan umat Islam wajib menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, kemerdekaan hasil perjuangan alim ulama yang memelopori berdirinya negara ini.

"Dengan berdirinya negara sendiri maka umat Islam dapat melaksanakan ibadah merasa aman dan nyaman," kata Mahfud MD saat kegiatan Silatuhrahim dan Halaqoh Kebangsaan Kyia Muda se-Provinsi Banten di Ponpes Cidahu Pandeglang, Minggu (2/2). Demikian dilansir dari Antara.

Menurut Mahfud, dahulu masyarakat di bawah kepemimpinan penjajah tentu tidak merasa aman dan nyaman untuk melaksanakan ajaran Islam.

Advertisement

Zaman sebelum merdeka, di mana umat Islam untuk melaksanakan ibadah haji saja ke Mekkah begitu susah juga perjalanan menempuh selama enam bulan dengan kondisi minimnya fasilitas juga tidak terpenuhi makanan dan kesehatan.

Perjalanan enam bulan itu jika meninggal dunia di atas kapal maka jasadnya dilempar ke laut tanpa disalati maupun dikafani.

Karena itu, masyarakat yang anggota keluarganya pergi haji sambil ditangisi karena dikhawatirkan wafat di atas kapal. Begitu juga zaman sudah merdeka sekitar tahun 1960-an pelaksanaan ibadah haji masih menempuh perjalanan enam bulan.

Advertisement

"Saya waktu kecil bila ada tetangga yang pergi haji terlebih dahulu disalatkan jenazah dan dikafani, karena bila mati, mayatnya dilempar dari atas kapal," kata Mahfud.

Ia mengatakan, di bawah pemerintahan penjajah itu tentu tidak merasa aman dan nyaman untuk melaksanakan ajaran Islam.

Oleh sebab itu, para alim ulama lebih baik mendirikan negara sendiri sehingga umat Islam bisa tenang, nyaman dan aman untuk melaksanakan ibadah.

Dengan demikian, bangkitlah organisasi Islam, seperti Muhammadiyah tahun 1912 dengan menyampaikan petisi politik agar ibadah haji dan guru-guru agama diperhatikan dan dilindungi keamanannya.

Selanjutnya, kata dia, berdiri organisasi kebangkitan ulama yakni Nahdlatul Ulama (NU), sehingga sepakat kedua organisasi Islam tersebut mendirikan negara sendiri.

"Karena itu, kita wajib untuk menjaga keutuhan NKRI agar tidak pecah belah," katanya.

Baca juga:
Mahfud Doakan Tito Karnavian-Khofifah Jadi Presiden dan Wapres di 2024
Mahfud Sebut Pemerintah Belum Pikirkan Evakuasi WNI di Wuhan
Pemerintah Upayakan Pemulangan WNI Gabung Terorisme Internasional
100 Hari Jokowi-Ma'ruf: PR Besar Penegakan Hukum
Mahfud MD Ungkap Tolak Tawaran Bantuan Amerika Terkait Sengketa Natuna dengan China
Mahfud MD Sebut Jurnalis Philip Jacobson Sudah Dibebaskan

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.