LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menko Luhut sesalkan kapal perusak terumbu karang Raja Ampat dilepas

Menko Luhut sesalkan kapal perusak terumbu karang Raja Ampat dilepas. Luhut menjelaskan tim investigasi bertugas mencari tahu bagaimana kapal tersebut bisa 'lepas' setelah melakukan pelanggaran itu dan saat ini diketahui telah berada di Filipina.

2017-03-14 17:42:52
Raja Ampat
Advertisement

Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan membentuk tim investigasi peristiwa masuknya kapal pesiar, MV Caledonian Sky ke kawasan Raja Ampat, Papua Barat. Akibat masuknya kapal pesiar tersebut, terumbu karang di Raja Ampat menjadi rusak parah.

Luhut menjelaskan tim investigasi bertugas mencari tahu bagaimana kapal tersebut bisa 'lepas' setelah melakukan pelanggaran itu dan saat ini diketahui telah berada di Filipina.

"Itu sedang kita investigasi dan kita sangat menyesal kok kapal itu bisa lepas dan bisa di Filipina sekarang," kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/3).

Luhut menyayangkan masuknya kapal tersebut sehingga merusak terumbu karang. Luhut mengatakan terumbu karang yang berada di Raja Ampat merupakan terumbu karang terindah di dunia. "Itu terumbu karang terbaik di dunia," katanya.

Dari siaran pers Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, setelah mengelilingi pulau untuk mengamati keanekaragaman burung serta menikmati pementasan seni, kapal pesiar itu melanjutkan perjalanan ke Bitung pada pukul 12.41 Wit. Di tengah perjalanan menuju Bitung, MV Caledonian Sky kandas di atas sekumpulan terumbu karang di Raja Ampat.

Saat kapal kandas, sebuah kapal penarik (tug boat) dengan nama TB Audreyrob Tanjung Priok tiba di lokasi untuk mengeluarkan kapal pesiar tersebut. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena kapal MV Caledonian Sky terlalu berat. Kapten terus berupaya menjalankan kapal Caledonian Sky hingga akhirnya berhasil kembali berlayar pada pukul 23.15 WIT pada 4 Maret 2017 dan kini sudah berlabuh di Filipina.

Kandasnya kapal Caledonian Sky menimbulkan kerusakan terumbu karang yang luar biasa. Investigasi awal yang dilakukan pemerintah setempat menunjukkan, terumbu karang yang rusak luasnya bisa lebih dari 1600 m2. Parahnya, terumbu karang yang dirusak oleh kapten kapal MV Caledonian Sky itu berada tepat di jantung Raja Ampat, pusat keanekaragaman hayati laut.

Baca juga:
Terumbu karang Raja Ampat rusak, pemerintah siapkan gugatan
Warga Raja Ampat keluhkan maraknya pemboman ikan oleh nelayan asing
HUT RI, istri Kapolri kibarkan bendera di bawah laut Raja Ampat
Diduga hasil korupsi, mesin cetak Harian Pagi Raja Ampat disita
Kunker ke Raja Ampat, Mensos blusukan ke Pasar Rakyat Waisai
Menikmati keindahan alam Raja Ampat
Diduga curi ikan, kapal Filipina & Vietnam ditangkap di Raja Ampat

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.