Menkes klaim penanganan kesehatan korban gempa sudah baik
Menkes klaim penanganan kesehatan korban gempa sudah baik. "Saat gempa seperti ini pasti banyak patah tulang, tulang rusuk, tulang belakang, itu berat sekali. Kadang ada yang tidak patah, namun urat nadinya putus," kata Nila,
Menteri Kesehatan, Nila Djuwita Moeloek, meninjau langsung penanganan medis untuk pengungsi gempa Aceh. Menurutnya koordinasi tenaga kesehatan di Pidie Jaya sudah cukup bagus.
"Kita terus koordinasi dan kerja sama, saat gempa seperti ini pasti banyak patah tulang, tulang rusuk, tulang belakang, itu berat sekali. Kadang ada yang tidak patah, namun urat nadinya putus," kata Nila, di posko utama depan kantor Bupati Pidie Jaya di Meureudu, Kamis (8/12).
Nila menyampaikan apresiasinya kepada para dokter di Aceh. Menurutnya, semua telah berjalan baik. "Bahkan sekarang TNI sudah mendirikan rumah sakit lapangan. Itu sangat membantu," kata Nila.
Dia mengklaim tidak ada kendala berarti dalam penanganan kesehatan para pengungsi. "Tidak ada kendala, ini sudah bagus. Koordinasinya sudah bagus," jelasnya.
Sementara bantuan dokter lainnya segera datang ke Pidie Jaya untuk memastikan semua mendapatkan penanganan kesehatan. Mereka dikirim dari RSUP dr Sardjito, Medan dan Padang.
"Dari daerah lain juga ingin membantu, tapi nanti kita khawatir kebanyakan malah sulit untuk mengaturnya," papar Nila.
Baca juga:
Total pengungsi korban gempa di Pidie Jaya & Bireuen capai 3267 jiwa
Pengungsi di Pidie Jaya butuh pembalut wanita dan popok
Wapres JK sebut semua proses evakuasi korban gempa sudah berjalan
Data terbaru BNPB, 102 orang meninggal akibat gempa Aceh
Pencarian korban gempa difokuskan di reruntuhan toko di Pidie Jaya
Perintah Presiden, Panglima TNI bawa dokter & fasilitas kesehatan
Manahati: Kemenangan ini untuk warga Aceh