Pengungsi di Pidie Jaya butuh pembalut wanita dan popok
Merdeka.com - Bantuan terus berdatangan untuk korban gempa di Kabupaten Pidie Jaya sekitarnya. Namun, mereka masih membutuhkan pembalut wanita dan popok bayi.Kebutuhan ini disampaikan para pengungsi yang bertahan di posko yang didirikan Dayah Al Hijrah Desa Masjid Tuha. "Kalau bantuan susu ada. Yang kami perlu sekarang pembalut wanita, pampers, sabun mandi. Soalnya, kedai-kedai semuanya tutup," kata Rosmani (50), warga Gampong Masjid Tuha, Meureudu, Pidi Jaya, Kamis (8/12).

Pengungsi juga menyatakan mereka membutuhkan tisu basah. Alasannya, mereka kesulitan air bersih, karena air PAM terputus sejak gempa. Listrik juga padam. Sementara air sumur dinilai tidak layak lagi karena lumpur dan pasir naik ke permukaan setelah gempa.
Kebutuhan pengungsi ini dibenarkan Kepala Desa atau Keucik Gampong Masjid Tuha, Junaidi (32). Menurutnya, pembalut dan popok bayi itu sangat diperlukan sekarang. "Bukan cuma pampers anak, tapi juga pampers dewasa, karena ada beberapa orangtua yang sedang sakit," jelasnya.

Selain itu, warga juga berharap adanya bantuan makanan yang bervariasi. "Bukannya kami tidak bersyukur, tapi memang beberapa warga tidak terbiasa makan mi instan. Kalau boleh ada semacam sarden kaleng. Begitupun, apa pun bantuan kami terima," ucap Junaidi. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya