Menhan dan Dirut Asabri Kunjungi Keluarga Prajurit Gugur, Pastikan Kesejahteraan Keluarga
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, menyampaikan rasa duka dan wujud kehadiran negara dalam kunjungan.
Direktur Utama PT Asabri (Persero) Jeffry Haryadi P. Manullang mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin dalam kunjungan kedukaan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan dan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Mereka hadir ke kediaman prajurit TNI yang gugur dalam tugas di Papua Pegunungan.
Kehadiran Menteri Pertahanan RI bersama Direktur Utama Asabri di rumah kediaman keluarga almarhum merupakan bentuk kehadiran negara yang nyata, tidak hanya simbolis untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam, sekaligus memastikan bahwa hak – hak dan santunan yang menjadi tanggung jawab ASABRI diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Agenda pertama kunjungan dilakukan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), kepada keluarga Almarhum Lettu (Anumerta) Fauzy Ahmad Sulkarnain. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertahanan RI dan Direktur Utama Asabri menyampaikan langsung belasungkawa dan penghormatan tertinggi atas dedikasi almarhum dalam menjalankan tugas negara. PT ASABRI (Persero) melalui Kantor Cabang Makassar juga telah melakukan penyerahan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) Gugur pada tanggal 13 Oktober 2025.
Dari Makassar, rombongan melanjutkan kunjungan ke di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Menteri Pertahanan RI dan Direktur Utama Asabri juga melakukan kunjungan kedukaan kepada keluarga Almarhum Kopda (Anumerta) Amin Nurohman. Manfaat SRKK dari PT ASABRI (Persero) telah disampaikan pada tanggal 14 Oktober 2025 melalui Kantor Cabang ASABRI Yogyakarta.
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, menyampaikan rasa duka dan wujud kehadiran negara dalam kunjungan.
"Kehadiran kami ingin menyampaikan salam hormat untuk keluarga almarhum dan ucapan turut berduka cita dari Presiden Prabowo Subianto yang juga sebagai panglima tertinggi mendoakan semoga keluarga diberikan kekuatan," jelas Sjafrie.
Menteri Pertahanan RI juga menegaskan bahwa pengabdian seorang prajurit tidak berakhir di medan tugas, tetapi terus hidup dalam nilai perjuangan yang diwariskan kepada keluarganya serta perhatian negara yang terus menyertai.
Kesejahteraan Keluarga Prajurit
Sebagai lembaga yang mengemban amanah negara sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 102 Tahun 2015 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2020, PT Asabri (Persero) terus menunjukkan perannya bukan hanya dalam pemberian manfaat, tetapi juga dalam memberikan rasa kehadiran dan kepedulian nyata bagi para peserta.
Melalui berbagai program asuransi sosial Tabungan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Pensiun, ASABRI memastikan setiap keluarga peserta merasakan ketenangan yang layak mereka dapatkan.
Dalam pernyataanya, Direktur Utama PT Asabri (Persero) Jeffry Haryadi P. Manullang juga menyampaikan bahwa kehadiran Asabri juga memperkuat sinergi dengan Kementerian Pertahanan RI dalam memastikan kesejahteraan keluarga dari prajurit yang gugur dalam tugas.
"Risiko pekerjaan abdi negara ini sangat tinggi, untuk itu izinkan kami untuk terus mendampingi keluarga dan/atau ahli waris dari prajurit TNI yang telah gugur demi menjaga keharmonisan bangsa dan mewujudkan komitmen kami untuk selalu menjadi sahabat perjuangan peserta, sepanjang masa," terang Jeffry.