Membedah Klaster Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang Bank di Jaktim, Ini Peran 15 Tersangka Baru
Empat klaster itu terdiri dari otak perencana, pengintai, penculik hingga eksekutor menganiaya korban hingga meninggal lalu membuang jasad ke Bekasi.
Kepolisian menangkap 15 orang terkait kasus penculikan dan pembunuhan IP (37), kepala cabang bank BUMN Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Komplotan ini terbagi menjadi empat klaster.
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim mengatakan, empat klaster itu terdiri dari otak perencana, pengintai, penculik hingga eksekutor menganiaya korban hingga meninggal lalu membuang jasad ke Bekasi, Jawa Barat.
"Yang sudah ditangkap dan ditetapkan tersangka sudah 15 orang yaitu aktor intelektual, klaster yang membuntuti, klsster yang menculik dan klaster penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan membuang korban," kata Abdul Rahim, Rabu (27/8).
Kronologi Penculikan dan Pembunuhan
Kepala Kantor Cabang bank di Jakarta berinisial IP sebelumnya diduga menjadi korban penculikan dan pembunuhan di pusat perbelanjaan di Ciracas, Jakarta Timur. Jenazah ditemukan di Kampung Karangsambung, RT 8/RW 4, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, sekitar pukul 05.30 WIB.
Warga di area persawahan yang pertama kali menemukan jenazah dalam kondisi tangan dan kaki terikat, sedangkan mata terlilit lakban. Polisi membawa jenazah kepala cabang bank itu ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk proses penyelidikan.