Melawan saat ditangkap BNN, Serma SI ditembak bagian betis & pinggul
Pihak TNI berjanji tak akan menutupi kasus narkoba yang melibatkan anggotanya ini.
Badan Nasional Narkotika menembak Serma SI anggota Koramil Cileungsi yang membawa narkoba 1.000 pil ekstasi di Jalan Bungur II, Ciracas, Jakarta, Minggu (25/10) malam. Serma SI ditembak lantaran melawan saat ditangkap oleh anggota BNN.
"Saat didekati oleh anggota BNN melakukan reaksi, melakukan perlawanan penembakan sampai pelumpuhan. Kena tembak bagian betis dan pinggul, kemudian dibawa ke RS Kesdam untuk perawatan," kata Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen Tatang Sulaiman saat konferensi pers di Mabes TNI, Jakarta, Selasa (27/10).
Menurut Tatang Sulaiman, Serma SI dan Letkol WW dibawa ke Denpom Jaya untuk menjalani proses pemeriksaan hukum. Pihaknya berjanji tak akan menutupi anggota TNI yang membawa narkoba ini.
"Berawal dari penangkapan 2 warga sipil setelah pengembangan didapatkan 2 tersangka. Prosesnya sedang ditindaklanjuti oleh Pomdan Jaya. Dari bukti dan saksi itu yang akan menentukan hukuman apa terhadap oknum tersebut," ujar dia.
Seperti diketahui, Minggu (25/10) malam, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan empat orang terkait kasus narkoba. Dua di antaranya adalah anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial WW dan SI.
Penangkapan terhadap anggota TNI AD itu berawal saat petugas mengamankan AR dan istrinya SW di Jalan Bungur, Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur. AR disebut-sebut adalah target operasi BNN karena diduga menjadi kurir narkoba.
Setelah dilakukan pengembangan, BNN mengantongi nama WW, anggota TNI AD berpangkat letnan kolonel (Letkol) yang diduga terlibat dalam kasus ini. WW ditangkap aparat BNN di Lampu Merah Ceger, Kampung Rambutan, Jakarta Timur.
Saat itu diamankan barang bukti satu senpi jenis FN 45, satu pucuk softgun dan satu pisau sangkur berikut 1.000 butir pil ekstasi. Dari penangkapan WW, petugas BNN mendapat informasi narkoba jenis ekstasi itu hendak diserahkan kepada SI, anggota Koramil Cileungsi berpangkat Sersan Mayor (Serma).
BNN kemudian memancing SI, saat SI datang menemui WW di SPBU Jalan Baru Kampung Rambutan, dan WW menyerahkan narkoba itu, kemudian diadakan penangkapan terhadap SI. Anggota TNI yang ditangkap diduga sebagai penghubung (calo) antar bandar narkoba serta warga sipil berinisial AR.
Baca juga:
Anggota TNI yang ditangkap BNN berpangkat letkol bawa 1.000 ekstasi
Bawa ekstasi, anggota TNI AD dicokok BNN di pom bensin dekat TMII
Antisipasi penggunaan narkoba, prajurit TNI di Jembrana dites urine
Punya banyak istri, eks TNI ini nekat edarkan narkoba demi kebutuhan
Diancam granat, Polisi gagal tangkap pecatan TNI pemakai narkoba
Edarkan sabu, anggota TNI AL diciduk polisi
Anggota TNI pengedar sabu ditangkap saat transaksi di rumah makan