Anggota TNI yang ditangkap BNN berpangkat letkol bawa 1.000 ekstasi
Merdeka.com - Minggu (25/10) malam, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan empat orang terkait kasus narkoba. Dua di antaranya adalah anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial WW dan SI.
Penangkapan terhadap anggota TNI AD itu berawal saat petugas mengamankan AR dan istrinya SW di Jalan Bungur, Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur. AR disebut-sebut adalah target operasi BNN karena diduga menjadi kurir narkoba.
Setelah dilakukan pengembangan, BNN mengantongi nama WW, anggota TNI AD berpangkat letnan kolonel (Letkol) yang diduga terlibat dalam kasus ini. WW ditangkap aparat BNN di Lampu Merah Ceger, Kampung Rambutan, Jakarta Timur.
Saat itu diamankan barang bukti satu senpi jenis FN 45, satu pucuk softgun dan satu pisau sangkur berikut 1.000 butir pil ekstasi. Dari penangkapan WW, petugas BNN mendapat informasi narkoba jenis ekstasi itu hendak diserahkan kepada SI, anggota Koramil Cileungsi berpangkat Sersan Mayor (Serma).
BNN kemudian memancing SI, saat SI datang menemui WW di SPBU Jalan Baru Kampung Rambutan, dan WW menyerahkan narkoba itu, kemudian diadakan penangkapan terhadap SI. Anggota TNI yang ditangkap diduga sebagai penghubung (calo) antar bandar narkoba serta warga sipil berinisial AR.
Kepala Bagian Humas BNN Kombes Pol Slamet Pribadi membenarkan adanya kejadian ini. "Iya betul, sekarang penyidik BNN dan penyidik Denpom TNI sedang melakukan pemeriksaan bersama," pungkasnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya