Melawan saat dibekuk, eksekutor Davidson ditembak mati polisi
Melawan saat dibekuk, eksekutor Davidson ditembak mati polisi. "Ya karena dikhawatirkan membahayakan keselamatan petugas dan masyarakat lainnya," kata Rudy.
Penyidik Polda Metro Jaya membekuk penembak Davidson Tantono (30) di depan SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat. Pelaku inisial SP tersebut ditembak mati polisi karena berusaha melawan.
"Tersangka SP ini melakukan perlawanan dengan merebut senjata anggota. Lalu anggota melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak yang bersangkutan," ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Rudy Heriyanto Adi Nugroho saat dikonfirmasi, Selasa (20).
"Ya karena dikhawatirkan membahayakan keselamatan petugas dan masyarakat lainnya," kata Rudy.
Rudy mengatakan, tersangka SP ini sebelumnya ditangkap di Banyuwangi, Jawa Timur. Kemudian, tersangka diminta menunjukkan senjata api yang digunakan untuk menembak korban.
"Tersangka mengaku membuang senjata api di jalan bypass Sidoarjo," ujarnya.
Namun, saat ingin menunjukkan lokasi pembuangan senjatanya. SP diam-diam hendak mencabut senjata petugas, hingga akhirnya dilakukan tindakan tegas.
"Saat hendak menunjukkan tempat, SP ini mau mencabut senjata anggota sehingga ditembak," pungkasnya.
Baca juga:
Polisi cari pemilik apartemen tempat komplotan perampok Daan Mogot
Pemain lama, perampok Davidson sudah beli rumah dari hasil kejahatan
Jadi buronan polisi, eksekutor Davidson hidup berpindah-pindah
Polisi sebut komplotan perampokan Davidson lebih dari 10 orang
Pelaku penembakan di SPBU Daan Mogot dapat jatah Rp 14 juta/orang