Pemain lama, perampok Davidson sudah beli rumah dari hasil kejahatan
Merdeka.com - Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan mengatakan komplotan perampokan di depan SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat yang menewaskan korban Davidson Tantono (30) merupakan pemain lama. Bahkan, dari aksi jahatnya, para pelaku sudah bisa membeli rumah di daerah asalnya.
"Beberapa ada di tempat wilayahnya, di tempat yang bersangkutan (para pelaku) tinggal rumah dan barang lainnya, kemudian kita akan dalami itu hasil dari mana saja, kemarin kita baru beberapa (tahun) bisa bagi hasil 10 juta, 14 juta," ujar Iriawan saat hadiri apel persiapan mudik lebaran di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (19/6).
Tak hanya dalam bentuk rumah, lanjut Iriawan, para pelaku kerap membelanjakan hasil rampokannya beberapa barang berharga.
"(Menggunakan hasil rampokan) Berbagai macam dia gunakan, kita tengarai yang bersangkutan sudah puluhan kali melakukan itu nah ini point untuk kita kembangkan untuk TKP lain selain di Cengkareng itu," sambungnya.
Sebelumnya, polisi menembak mati salah satu pelaku sadis di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat, berinisial IR. IR merupakan wakil kapten dari kelompok sadis yang menewaskan Davidson Tantono (30).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, IR beserta kawanannya merupakan perampok asal Lampung yang mengetahui keberadaan kaptennya. Selain itu, IR juga berperan membagikan hasil kejahatannya kepada rekan yang lain.
"Jadi peran IR ini membagi hasil rampokannya. Semua yang ikut di sini dikasih 14 juta, jadi pelaku IR adalah wakil kapten," kata Argo di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (17/6).
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya