Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jadi buronan polisi, eksekutor Davidson hidup berpindah-pindah

Jadi buronan polisi, eksekutor Davidson hidup berpindah-pindah Rilis pembunuhan di Pulomas. ©2017 Merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Penyidik Polda Metro Jaya masih memburu pelaku perampokan di depan SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat. Pelaku yang menembak korban Davidson Tantono (30) hingga tewas kini diburu hingga ke luar Pulau Jawa.

Diketahui, sejauh ini empat pelaku sudah dicokok penyidik.

Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan menyebutkan, eksekutor atau penembak mendiang Davidson kerap berpindah-pindah.

"Kaptennya berindah pindah, kita kejar ke Sumatera dia pindah ke Jawa, Jawa bagian timur ya. Dia tahu kita sedang melakukan pengejaran," ujar Iriawan saat hadiri apel persiapan mudik lebaran di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (19/6).

Saat ini, kata Iriawan, pihaknya masih terus mendalami keterangan dari pelaku yang sudah diamankan. Dalam hal ini, satu dari empat yang ditangkap tewas ditembak petugas.

"Kemarin sudah empat orang tentu kami akan menuntaskan semua yang terlibat dalam peristiwa itu. Adalagi ada beberapa pelaku yang kita buru. Pelaku yang turut membantu di sana bisa dilakukan penindakan untuk memproses yang bersangkutan. (Pelaku) Lebih dari empat ya, kita masih periksa pendalaman, dari situ kita lainnya sedang melakukan penangkapan," beber Iriawan.

Sebelumnya, polisi sebut pelaku perampokan dan juga pembunuhan terhadap Davidson Tantono (30) lebih dari 10 orang. Namun, saat ini baru empat pelaku yang ditangkap, sedangkan satu lainnya tewas ditembak mati.

"Eksekutor masih kita cari, moga-moga kita tangkap yang lain, yang ada lebih dari 10 (pelaku)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (17/6).

Dia menambahkan, mereka memiliki tugasnya masing-masing untuk lancarkan aksi tersebut.

"Ada mata-mata, eksekutor, membuntuti, melindungi. Kita pelan-pelan ungkap," jelasnya.

Saat ini, Argo menjelaskan, polisi masih mencari pelaku yang mengeksekusi Davidson. Namun, polisi berhasil menembak mati wakil dari kaptennya.

"IR ini merupakan wakil kapten dari kelompok sadis yang menewaskan Davidson," pungkasnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP