Masih Proses Pengadaan, Kemenkes Segera Kirim Stok Vaksin DPT Bayi ke Semarang
Stok vaksin Difteri, Pertusis dan Tetanus (DPT) bayi umur bawah satu tahun di Semarang kosong. Dinas Kesehatan Kota Semarang meminta pemerintah pusat segera memberikan stok imunisasi DPT.
Stok vaksin Difteri, Pertusis dan Tetanus (DPT) bayi umur bawah satu tahun di Semarang kosong. Dinas Kesehatan Kota Semarang meminta pemerintah pusat segera memberikan stok imunisasi DPT.
Terkait hal tersebut Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengakui adanya kekurangan stok vaksin DPT. Dia pun menjelaskan stok vaksin DPT hingga saat ini masih dalam proses pengadaan.
"Iya, stok vaksin infonya masih proses pengadaan ya," kata Nadia dalam pesan singkat kepada merdeka.com,Kamis(7/10).
Dia menjelaskan pihak kemenkes akan segera mengirim ke daerah yang kekurangan vaksin DPT. Sehingga para bayi bisa mendapatkan vaksin kembali.
"Akan segera mungkin dikirimkan ya," ungkapnya.
Nadia pun menegaskan kekosongan stok vaksin DPT dipengaruhi oleh ketersediaan vaksin suplai global. Dia pun menepis bahwa Kemenkes lebih mengutamakan vaksin Covid-19 daripada vaksin DPT.
"Enggak, ini tergantung ketersediaan vaksin supply global," pungkasnya.
Baca juga:
Stok Vaksin DPT Bayi di Semarang Kosong
Stok Vaksin DPT di Jateng Langka, IDAI Khawatir Terjadi Lonjakan Kasus
Dikira Vaksin Covid-19, Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah di Papua sempat Ditolak
Penasihat Kesehatan: Pandemi Munculkan Anak Nol Dosis Imunisasi
IDAI: Imunisasi di Masa Pandemi Tetap Dilakukan Demi Menghindari Banyak Penyakit
Antusiasme Anak Sekolah Ikuti Imunisasi DT