LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Makam keramat di Mataram diusulkan jadi cagar budaya

Makam ini sudah berusia ratusan tahun merupakan makam Saleh Sungkar, seorang penyebar agama Islam di Pulau Lombok.

2016-05-03 15:45:37
Situs Makam
Advertisement

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, telah mengusulkan Makam Bintaro yang berada di Kecamatan Ampenan masuk menjadi salah satu cagar budaya di Indonesia.

"Usulan itu kami ajukan ke Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Indonesia," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Mataram Abdul Latif Nadjib di Mataram, Selasa (3/5).

Latif memaparkan, usulan itu tidak semata-mata hanya adanya makam, lalu diusulkan menjadi cagar budaya, akan tetapi berdasarkan potensi, syarat serta program cagar budaya yang ada di BP3.

Advertisement

Seperti halnya Makam Loang Baloq berada di Kecamatan Sekarbela, Makam Bintaro ini dinilai memenuhi syarat pengajuan sebagai bagian dari cagar budaya.

Makam Bintaro, sambung Latif, memiliki cerita jelas dan peran masyarakat terkait lokasi itu untuk dapat dikembangkan menjadi objek wisata juga cukup tinggi.

"Kita juga tidak mau setelah ditetapkan menjadi cagar budaya, warga sekitar menolak karena terjadi keramaian setelah menjadi objek wisata," tukasnya.

Advertisement

Lebih dalam Latif mengungkapkan, Makam Bintaro ini merupakan salah satu makam yang dikeramatkan warga di Pulau Lombok dan menjadi salah satu objek wisata religi di Kota Mataram.

Makam yang sudah berusia ratusan tahun itu merupakan makam Saleh Sungkar seorang tokoh agama Islam yang menyebarkan Islam di Pulau Lombok.

Makam ini ramai dikunjungi warga saat Lebaran Idul Fitri hingga perayaan Lebaran Topat atau tujuh hari setelah Idul Fitri, serta musim haji untuk membayar nazar atau janji.

Dampak positif yang akan didapatkan setelah Makam Bintaro menjadi bagian dari cagar budaya adalah kejelasan pola pengembangan dan pengelolaannya.

Selain dari APBD kota/provinsi juga akan ada dari APBN di bawah pengendalian BP3, sehingga keberadaannya akan terus dilestarikan dan tidak dapat sembarangan dipindah tanpa mekanisme yang jelas.

"Itulah yang menjadi alasan kami untuk mengusulkan sejumlah situs religi di Kota Mataram menjadi bagian dari cagar budaya di Indonesia," ucapnya seperti dilansir dari Antara.

Baca juga:
Kenang kejayaan maritim, Menko Rizal resmikan kapal majapahit
Prasasti nama tokoh kung fu ditemukan dekat situs wajan raksasa
Tokoh Tritura, Savrinus Suardi meninggal
Berdamai dengan masa lalu, kebenaran tragedi 65 harus diungkap
Fadli Zon sebut Soeharto tidak bikin sejarah palsu demi orde baru
Ngototnya pemerintah takkan minta maaf soal kasus '65

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.