Mahasiswa UPI yang terseret mobil 30 KM dikenal aktif di kampus
Selain aktif dalam organisasi Firman juga merupakan orang yang asyik diajak ngobrol.
Tewasnya Firman Nurhidayat menyisakan kesedihan bagi teman-teman sekampusnya. Firman yang diketahui mahasiswa D3 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, jurusan teknik mesin ini dikenal aktif dalam organisasi kampus.
"Dia aktif diorganisasi," ungkap teman satu kampusnya Irham Aulia, saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (28/2).
Menurut Irham, selain aktif dalam organisasi Firman juga merupakan orang yang asyik diajak ngobrol. Dia pun mengaku mengetahui kabar kecelakaan tersebut dari grup BlackBerry Messenger.
"(tahu) Dari grup BBM sekitar jam 02.00 WIB teman-teman pada ramai," ungkapnya.
Dia mengatakan, tidak percaya peristiwa tragis tersebut, sebab ketika terakhir bertemu tidak ada tanda-tanda jika Firman akan pergi selama-lamanya.
"Pada enggak percaya, terakhir ketemu Rabu nggak ada tanda apa-apa," katanya.
Seperti diketahui, Firman Nurhidayat tewas mengenaskan akibat kecelakaan yang terjadi pada Jumat (27/2) malam di kawasan Cimahi, Jawa Barat. Dia terseret sejauh 30 Km oleh mobil Honda City bernopol D 1347 UI.
Kanit Laka Lantas Polresta Cimahi Ipda Tomy Fidianto menjelaskan, awalnya motor yang dikendarai Firman hendak menyalip mobil Honda City. Setelah menyalip dari arah berlawanan datang motor dan menyenggol motor korban.
"Selepas nyalip dari arah berlawanan ada motor terus senggolan," kata Tomy saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (28/2).
Baca juga:
Cerita tragis mahasiswa UPI terseret di kolong mobil hingga 30 Km
Pengemudi Honda City yang seret mahasiswa UPI 30 km negatif narkoba
5 Cerita Firman, mahasiswa UPI terseret mobil di mata orang dekat
Ini kronologi mahasiswa UPI kecelakaan dan terseret mobil 30 km
Ini keseharian Firman, korban tewas mengenaskan terseret Honda City
'Allah lebih menyayangimu sayang, sehingga beliau memintamu kembali'
Sopir Honda City seret Firman dalih tak kabur, cari kantor polisi