Lurah Sungai Besar Sulap Kantor Jadi Ruang Belajar Gratis, Tingkatkan Pendidikan Anak Banjarbaru
Lurah Sungai Besar ubah aula kantor jadi ruang belajar gratis bagi siswa SD di Banjarbaru. Program "Sungai Besar Mengajar" ini wujudkan akses pendidikan berkualitas tanpa biaya.
Aula Kantor Kelurahan Sungai Besar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kini berfungsi sebagai ruang belajar gratis bagi puluhan siswa sekolah dasar. Program ini bertujuan membantu anak-anak mempersiapkan ulangan kenaikan kelas.
Lurah Sungai Besar, Anindya Risa Destiana, adalah inisiator dan bahkan tutor matematika dalam program ini. Para pegawai kelurahan dan Ketua TP PKK Kelurahan Sungai Besar juga terlibat aktif.
Program "Sungai Besar Mengajar" ini hadir untuk memberikan akses bimbingan belajar gratis. Ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga yang tidak mampu mengikuti les berbayar di luar sekolah.
Inovasi "Sungai Besar Mengajar" untuk Akses Pendidikan Merata
Program "Sungai Besar Mengajar" lahir dari pengamatan Lurah Sungai Besar terhadap kondisi masyarakat. Banyak orang tua tidak memiliki kemampuan finansial untuk mengikutkan anak-anaknya pada bimbingan belajar berbayar. Inisiatif ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tingkat paling dekat dengan warga.
Puluhan siswa kelas 2, 3, dan 4 SD terlihat memenuhi aula kelurahan sejak siang hingga sore hari. Mereka mengikuti pembelajaran secara bergantian sesuai jadwal yang telah disusun. Hal ini memastikan proses belajar berlangsung lebih efektif dan interaktif.
Melalui program Ruang Belajar Gratis Sungai Besar ini, kantor kelurahan tidak hanya menjadi pusat administrasi. Kini, kantor tersebut juga bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. Ini mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak-anak sebagai investasi masa depan bagi generasi Banjarbaru.
Fokus Pembelajaran Matematika dan Bahasa Inggris dengan Pendampingan Aktif
Program ini memfokuskan pembelajaran pada mata pelajaran yang sering menjadi tantangan bagi siswa, terutama matematika. Pemilihan materi ini juga mempertimbangkan rendahnya capaian kemampuan akademik matematika di tingkat sekolah dasar secara nasional.
Lurah Anindya Risa Destiana tidak hanya menggagas, tetapi juga turun langsung menjadi tutor matematika bagi para peserta. Pengalaman akademiknya membantu anak-anak memahami pelajaran dengan cara yang lebih sederhana dan menyenangkan. Ia menekankan bahwa matematika melatih kedisiplinan, ketelitian, logika, dan kecakapan memecahkan masalah.
Selain matematika, peserta juga mendapatkan pendampingan Bahasa Inggris yang dibawakan oleh Miss Ayu. Miss Ayu adalah lulusan pendidikan bahasa Inggris dan pendidikan guru sekolah dasar. Materi disampaikan dengan pendekatan yang ramah anak agar peserta lebih percaya diri dalam belajar bahasa asing.
Kolaborasi Tim "Rangers Sungai Besar" Wujudkan Lingkungan Belajar Nyaman
Di balik kelancaran kegiatan Ruang Belajar Gratis Sungai Besar ini, ada tim pendukung bernama Rangers Sungai Besar. Tim ini dibentuk oleh pegawai kelurahan bersama Ketua TP PKK Kelurahan Sungai Besar.
Tugas tim ini meliputi pengaturan pergantian peserta, penyiapan bahan ajar, hingga pembagian susu, makanan ringan, dan doorprize kepada anak-anak. Pembagian tugas ini memungkinkan proses belajar berlangsung lebih fokus selama satu jam pada setiap sesi.
Tujuan utama tim ini adalah menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi peserta. Harapannya, anak-anak datang dengan semangat, belajar gembira, dan pulang membawa ilmu serta motivasi baru untuk terus berprestasi.
Sumber: AntaraNews