LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Lihat senyum pasien, dokter Fredi sudah terpuaskan

"Semua pasien yang saya tangani pasti bermasalah dengan materi," kata dr Ardi Fredi.

2014-02-06 05:32:00
Kisah Inspiratif
Advertisement

Bagi seorang dokter, tidak ada yang lebih menyenangkan dari pada melihat pasien yang ditanganinya dapat sembuh dan dapat tersenyum. Terkadang, senyuman tersebut dianggap lebih berharga dari sebuah materi.

"Semua pasien yang saya tangani pasti bermasalah dengan materi. Tetapi dia datang dengan tersenyum itu bayaran buat saya," kata dr Ardi Fredi (29), kepada merdeka.com, Rabu (5/2).

dr. Ardi merupakan satu dari tujuh dokter muda yang mengikuti program Pencerah Nusantara yang ditempatkan di beberapa daerah terpencil di Indonesia. Dokter lulusan Universitas Kristen Krida Wacana ini ditempatkan di Karawang, Jawa Barat.

Sebagai dokter muda yang yang pernah menjalani dinas PTT di Sintang, Kalimantan Barat ini, keputusannya untuk berdinas di kota kecil mungkin membingungkan bagi sebagian orang. Terlebih, untuk mengikuti program Pencerah Nusantara ini, dr. Ardi rela berhenti dari tempat kerjanya di sebuah rumah sakit di Kalimantan.

"Pada waktu diterima saya masih aktif di rumah sakit di mana saya masih terdaftar sebagai pegawai PTT di. Saya ambil keputusan nekat. pendapatan saya di Pencerah Nusantara ini di bawah rumah sakit," ujar dia.

Tujuan program yang dianggapnya berguna bagi masyarakat, menjadi alasan utama untuk bergabung dalam program yang berlangsung selama satu tahun tersebut. Dia pun mengaku, waktu mendaftar, dokter lulusan tahun 2009 ini tidak terlalu memikirkan pendapatannya.

"Pokoknya saya jalani saja dulu, mumpung masih muda. Soal pekerjaan lain, saya bisa cari nanti," kata dr. Ardi.

dr. Ardi yang sudah memasuki bulan ke empat penugasan di Puskesmas Pakis Jaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat berharap Kementerian Kesehatan dapat meniru program Pencerah Nusantara. Dia pun berjanji, jika lamarannya diterima, tahun depan akan mengikuti program Pencerah Nusantara.

"Saya berharap program ke depannya masih bisa dilanjutkan, dan semoga Kementerian Kesehatan bisa meniru program ini," ujar dia.

Baca juga:
Dokter cantik ini rela tangani pasien dini hari di pelosok
Dokter Sri melawan keyakinan warga, penyakit karena makhluk gaib
Kisah perjuangan dokter cantik di pelosok Toli-toli, Sulawesi
Kisah dokter Gustin di kampung warganya lebih percaya dukun
Cerita inspiratif dokter Gamal dibayar sampah oleh pasien

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.