Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dokter cantik ini rela tangani pasien dini hari di pelosok

Dokter cantik ini rela tangani pasien dini hari di pelosok dr Iim Karimah. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Menjadi dokter praktik yang berdinas di daerah pelosok harus siap menerima kedatangan pasien selama 24 jam. Bahkan di tengah malam pun, sang pasien tidak segan mengetuk pintu rumah untuk meminta pertolongan.

"Pernah rumah dinas saya didatangi pasien pukul 01.00 dini hari. Waktu itu pasien yang datang menderita darah tinggi, hidungnya sampai mimisan. Langkah pertama yang saya lakukan adalah memberikan obat penurunan tekanan darah," ujar dr. Iim Karima (25) kepada merdeka.com, Rabu (5/2).

dr. Iim Karima merupakan salah satu dokter yang mengikuti program Pencerah Nusantara, sebuah program yang digagas oleh Kantor Utusan Khusus Presiden RI untuk Millennium Development Goals (KUKP-RI MDGs). Tugas mereka adalah merubah paradigma masyarakat mengenai kesehatan dengan cara menjaga kesehatan untuk mencegah kesakitan yang dilakukan bersama.

Menjadi dokter di daerah pelosok membuka mata dr. Iim tentang masih kurangnya tenaga medis. Bahkan ada satu desa yang tidak memiliki satu pun petugas kesehatan.

Sebelum berangkat ke Kabupaten Toli-toli, Sulawesi Tengah dan ditempatkan di Puskesmas Ogotua di Kecamatan Dampa Utara, dokter lulusan fakultas kedokteran Universitas Brawijaya ini membayangkan lokasi penempatannya berada di tengah hutan. Namun anggapan itu sirna setelah dirinya tiba di Ogotua dan telah berdinas selama empat bulan.

"Awalnya, saya mikirnya ini daerah terpencil yang berada di tengah hutan. Teryata tidak seperti itu," ujar dia.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP