LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Lapas Pekalongan diperketat usai simpan napi ahli bom Poso

Pada awal bulan Oktober nanti, Lapas Pekalongan kembali akan menambah dua napi teroris.

2015-09-29 22:00:00
Teror Poso
Advertisement

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2A Pekalongan bakal bekerja sama dengan Polres Pekalongan Kota guna memperketat pola penjagaan Lapas. Diperketat pengawasan di Lapas itu menyusul kedatangan narapidana kasus teror di Poso, Rudiyanto (26).

"Salah satu napi di tempat kami merupakan napi tangkapan kasus Poso, jaringan Santoso. Kebetulan, dia memang salah satu panglima perang yang ahli bom," kata Kalapas Kelas 2A Pekalongan Suprapto kepada merdeka.com, Selasa (29/9).

Suprapto mengatakan, napi tersebut bakal di tempatkan selama kurun waktu 8 tahun. Karena keahliannya tersebut, pihaknya dalam penanganan juga berhati-hati, seperti membatasi bahan-bahan tertentu yang berbahaya di dalam selnya.

Namun pihaknya tidak berusaha membatasi sosialisasi, bahkan didorong agar pikirannya lebih terbuka. Menurut dia, semakin ketat pengamanan juga disebabkan, pada awal bulan Oktober nanti kembali akan menambah lagi dua napi teroris. Yaitu dari kasus Solo, yang dihukum 4 tahun, serta kasus Poso namun hukumannya cuma 2 tahun.

"Saya rasa, mungkin yang kasus Poso kenal dengan Rudiyanto, tapi levelnya di bawah dia, kalau lihat dari hukumannya," ucapnya.

Rencananya, mereka akan ditaruh dalam sel yang berbeda. Hal tersebut sesui permintaan dari Napi Rudiyanto. Dan kebetulan, masih ada 5 sel khusus lain yang masih kosong.

Kapolres Pekalongan, AKBP Luthfie Sulistiawan, menjelaskan kerjasama yang dimaksud adalah terkait berbagai tindakan preventif dan pengamanan.

"Kami akan bantu dalam kegiatan pengamanan, terutama kegiatan preventif, seperti razia, dan pelatihan kepada anggota lapas," tandasnya.

Baca juga:
Gelar Operasi Camar Maleo III, 1000 Brimob dikerahkan buru Santoso
Kapolri janji bekuk kelompok teroris Santoso sebelum akhir tahun
Teroris Indonesia makin sadis seperti ISIS
Ini motif kelompok Santoso penggal 2 petani di Poso
3 Warga tewas dibunuh kelompok Santoso, dua dipenggal
Usai penggal warga, kelompok Santoso kini jadi buruan polisi
Kapolda Sulawesi pimpin upacara sambut jenazah Bryan di Manado

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.