KY sebut banyak hakim menganut gaya hidup hedonis
KY sebut banyak hakim menganut gaya hidup hedonis. Selain gaya hidup hedonis, lanjut dia, gaya komunikasi hakim yang kurang pantas dinilai juga masih banyak ditemukan. Menurut dia, hakim yang melanggar 10 kode etik yang telah dijabarkan akan langsung ditindak.
Komisi Yudisial menyatakan, masih banyak hakim yang menganut gaya hidup hedonis sehingga tidak sedikit yang berakibat terhadap jabatan yang diembannya. Ketua Bidang Sumber Daya Manusia, Advokasi, Hukum, Penelitian, dan Pengembangan Komisi Yudisial, Sumartoyo mengatakan, tidak sedikit hakim yang harus dicopot jabatannya akibat gaya hidup foya-foyanya.
"Diawasi saja masih 'nyolong' seperti itu, bagaimana kalau tidak ada pengawasan," kata Sumartoyo di Semarang, Kamis (19/10).
Menurut dia, memang jumlah oknum hakim yang dijatuhi sanksi akibat pelanggaran tidak terlalu tinggi. Namun, lanjut dia, pengaduan berkaitan dengan perilaku hakim hampir merata di seluruh pengadilan.
Selain gaya hidup hedonis, lanjut dia, gaya komunikasi hakim yang kurang pantas dinilai juga masih banyak ditemukan. Menurut dia, hakim yang melanggar 10 kode etik yang telah dijabarkan akan langsung ditindak.
"Termasuk yang tidak netral dalam menangani suatu perkara," katanya seperti diberitakan Antara.
Baca juga:
KY loloskan 63 calon hakim ad hoc hubungan industrial MA
Pegiat antikorupsi desak KY evaluasi Hakim Cepi Iskandar
KY bakal periksa Hakim Cepi usai menangkan Setya Novanto di praperadilan
Hakim Bengkulu ditangkap KPK, KY sebut sistem pembinaan MA tak jalan
Sidangkan kembali sengketa tanah, 6 hakim agung dilaporkan ke KY
Komisi Yudisial dimintai pantau hakim sidang praperadilan Setnov
Ketua KY sebut Hakim Cepi Iskandar sudah 5 kali dilaporkan