Kritik pedas Jonru kepada pemerintah soal blokir situs Islam
Menurutnya dunia telah terbalik, media Islam dinilai radikal sementara media porno menjadi kebutuhan.
Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jon Riah Ukur Ginting atau populer disapa Jonru menilai kondisi masyarakat di dunia telah terbalik. Pernyataan yang diunggah dalam akun facebook-nya ini juga mengkritik pemerintah yang memblokir beberapa situs Islam mengajarkan radikalisme.
Dia menyatakan kritik-kritik itu hasil copy paste dari broadcast WhatsApp (WA). Statusnya yang keras langsung mendapat banyak komentar dari pengguna media sosial milik Mark Zukenberg itu.
Berikut status lengkapnya, dikutip merdeka.com, Sabtu (4/4):
Dunia dah kebolak balik?
Yang Nyunnah - Radikal
Yang nyeleneh - Toleran
Yang jilbab syar'i - Ekstrem
Yang ga pake jilbab - cantik
Yang muda sholat 5 waktu - Waspadai
Yang muda ga sholat - masih muda
Yang jenggotan rajin ke masjid - Teroris
Yang jenggotan rajin dugem - keren
Yang ke majelis ta'lim pekanan - fanatik
Yang ke bioskop harian - gaul
Yang hapal qur'an 30 juz - militan
Yang hapal jenis batu akik - hebat
Yang anaknya di jilbabin - keterlaluan HAM
Yang anaknya pake rok mini - imutnya
Yang pakai baju koko - sok alim
Yang ga pake baju - jantan
Yang hariannya bicara islam - sok kiai
Yang hariannya ghibah - up to date
Media islam - radikal
Media porno - kebutuhan
Baca juga:
'Pemerintahan Jokowi belum serius tangani masalah cyber'
Situs Islam yang diduga radikal tidak ditutup, hanya difilter
Tim panel situs radikal mulai bekerja Senin depan
Saya setuju situs Islam radikal diblokir
Wakil Ketua ID-SIRTII: Pemblokiran situs Islam sesuai prosedur
Menkominfo bentuk tim nilai dan awasi situs berbau radikalisme
PKS: ISIS jangan terlalu dibesar-besarkan