LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KPK tangkap penyidik gadungan peras kepala daerah

barang bukti berupa uang dollar Singapura sebesar Rp 855 juta.

2015-04-11 01:01:59
KPK Tangkap Tangan Kader PDIP
Advertisement

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membekuk seorang penyidik gadungan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta. Penyidik gadungan ini diduga sedang melakukan pemerasan terhadap kepala daerah.

Hal itu disampaikan pelaksana tugas (Plt) Wakil Ketua KPK, Johan Budi SP yang menceritakan peristiwa tersebut bertepatan dengan operasi tangkap tangan seorang pengusaha batubara, Andrew Hidayat (AH).

"Kita menangkap seseorang berinisial MH yang mengaku sebagai petugas KPK. Ada dugaan dia melakukan penipuan atas nama KPK kepada salah seorang kepala daerah," kata Johan dalam siaran pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat (10/4).

Kendati demikian, Johan enggan mengungkapkan siapa kepada daerah yang diperas oleh MH. Dia mengatakan saat itu MH mengklaim bisa menghentikan penyidikan kasus kepada kepala daerah tersebut.

Selain itu, Johan mengungkapkan pihaknya menemukan sejumlah barang bukti berupa uang dollar Singapura sebesar Rp 855 juta. Menurut dia, kasus tersebut telah diserahkan ke Polda Metro Jaya.

"Setelah diperiksa dipastikan ternyata bukan KPK, karena itu prosesnya tadi sore diserahkan kepada Polda Metro Jaya," pungkasnya.

Baca juga:
Benarkah KPK lancarkan serangan balik ke PDIP?
5 Fakta penangkapan kader PDIP di tengah Kongres
PDIP tak akan kasih bantuan hukum ke tersangka suap Adriansyah
Politikus PDIP Andriansyah langsung ditahan di rutan guntur
Ini kronologi KPK tangkap tangan Politikus PDIP, suap izin tambang
KPK duga kader PDIP terima suap lebih dari sekali

(mdk/rep)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.