KPK Minta Masyarakat Awasi Perizinan Hotel di Yogya
KPK Minta Masyarakat Awasi Perizinan Hotel di Yogya. Alexander menjelaskan jika tindak pidana korupsi kerap terjadi pada bagian perizinan. Praktik jual beli perizinan disebut Alexander kerap terjadi.
Banyaknya bangunan hotel di Yogyakarta mendapatkan perhatian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata, meminta kepada masyarakat Yogyakarta proaktif terhadap perizinan pembangunan hotel.
Alexander menyebut jika tidak ada pengawasan dimungkinkan bisa terjadi penyelewengan. Penyelewengan tersebut bisa diantisipasi dengan adanya pengawasan dari masyarakat.
"Di Yogya ini banyak hotelnya. Enggak tahu sudah benar atau belum perizinannya. Awasi itu, awasi itu," kata Alexander di UMY, Jumat (23/11).
Alexander menjelaskan jika tindak pidana korupsi kerap terjadi pada bagian perizinan. Praktik jual beli perizinan disebut Alexander kerap terjadi.
Alexander menguraikan jual beli perizinan ini modusnya karena pengusaha ingin mendapatkan kemudahan dalam mengurus dan mendapatkan perizinan. Sehingga, lanjut Alexander, praktik suap pun terjadi.
Peran aktif masyarakat dalam melakukan pengawasan, sambung Alexander bisa meminimalisir terjadinya penyelewengan dan suap dari pejabat publik. Alexander menambahkan pihak KPK akan pro aktif melakukan tindakan jika mendapatkan laporan dugaan korupsi maupun penyelewengan dari warga.
"Karena KPK itu (bertindak) kalau ada informasi dari masyarakat," tutup Alexander.
Baca juga:
Wakil Ketua KPK Bantah Lembaganya Dijadikan Alat Politik Presiden Jokowi
KPK: Biaya Politik Tinggi Sebabkan Kepala Daerah Korupsi
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wabup Malang atas Suap Menara Telekomunikasi Mojokerto
KPK Awasi Penanganan Kasus Eks Wali Kota Depok Nur Mahmudi
KPK Dihiasi Karangan Bunga Ucapan Selamat usai OTT Bupati Pakpak Bharat