KPK limpahkan berkas dokter Bimanesh ke PN Tipikor
KPK limpahkan berkas dokter Bimanesh ke PN Tipikor. Febri menambahkan saat ini KPK tengah menunggu jadwal persidangan dari PN Tipikor. Berkas tersangka Fredrich Yunadi telah lebih dulu dilimpahkan ke PN Tipikor dan telah menjalani tiga kali sidang.
Dalam kasus perintangan penyidikan kasus korupsi KTP elektronik atau e-KTP, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan dua tersangka yaitu mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi dan Dokter Bimanesh Sutardjo. Bimanesh adalah dokter di RS Medika Permata Hijau dimana Setnov dirawat usai mengalami kecelakaan pada pertengahan November 2017.
Setelah menjalani proses penyidikan, KPK melimpahkan berkas perkara Bimanesh ke Pengadilan Negeri (PN) Tipikor di PN Jakarta Pusat. "Senin, 26 Februari 2018 telah dilakukan pelimpahan perkara BST ke PN Tipikor dalam kasus dugaan perbuatan merintangi TPK e-KTP," Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (28/2).
Febri menambahkan saat ini KPK tengah menunggu jadwal persidangan dari PN Tipikor. Berkas tersangka Fredrich Yunadi telah lebih dulu dilimpahkan ke PN Tipikor dan telah menjalani tiga kali sidang.
Bimanesh dijerat Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Baca juga:
Melepas rindu, Djan Faridz jenguk Setnov di rutan KPK
JPU KPK pertanyakan Rp 600 M pembelian Afis e-KTP tak jelas rimbanya
JPU cecar eks Dirut PNRI soal mitigasi risiko politik dari proyek e-KTP
Elza sebut Miryam sempat akui terima Rp 30 juta dari Sugiharto terkait e-KTP
KPK tetapkan Irvanto Hendra dan Made Oka jadi tersangka korupsi e-KTP