LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KPK kembali periksa Dirjen Pas terkait suap sel mewah Lapas Sukamiskin

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Dirjen Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Dirjen PAS Kemenkumham) Sri Puguh Budi Utami. Dia akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap ke mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein.

2018-10-16 10:29:58
KPK Tangkap Kalapas Sukamiskin
Advertisement

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Dirjen Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Dirjen PAS Kemenkumham) Sri Puguh Budi Utami. Dia akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap ke mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein.

"Yang bersangkutan akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka FD (Fahmi Dharmawansyah)," ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (16/10).

Fahmi Dharmawansyah merupakan narapidana kasus Bakamla yang mendekam di Lapas Sukamiskin, yang juga tersangka pemberi suap di kasus ini. Penyidik, kata Febri, hari ini juga memeriksa Fahmi sebagai saksi.

Advertisement

"Fahmi Dharmawasyah diperiksa sebagai saksi untuk WH (Wahid Husein)," kata Febri.

Pemeriksaan terhadap Sri Puguh bukanlah pemeriksaan perdana. Sebelumnya, Sri Puguh pernah diperiksa pada Jumat 24 Agustus 3018 lalu untuk tersangka Fahmi Dharmawansyah, suami Inneke Koesherawati.

Sebelumnya, KPK mengungkap adanya suap perizinan dan fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen.

Advertisement

Dalam operasi senyap itu KPK menemukan ada sel mewah yang memiliki pendingin udara, pemanas air, kulkas hingga toilet duduk. Sel tersebut diketahui dihuni oleh Fahmi Darmawansyah selaku narapidana kasus suap proyek pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Wahid dan Fahmi pun dijadikan tersangka dalam kasus ini bersama dua orang lainnya. Yakni Andri yang merupakan tahanan pendamping Fahmi serta Hendry Saputra selaku orang kepercayaan Wahid.

Wahid diduga menerima suap berupa uang Rp 279.920.000 dan USD 1.400 serta dua mobil jenis Mitsubishi Pajero dan Mitsubishi Triton Exceed yang kini sudah diamankan pihak KPK. Wahid pun sudah mengakui penerimaan suap tersebut.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Dua dokter Lapas Sukamiskin diperiksa KPK terkait kasus suap sel mewah
Tersangka suap Wahid Husein dan Zainudin Hasan jalani pemeriksaan lanjutan di KPK
Kemenkumham bongkar sel mewah di Lapas Sukamiskin temuan Ombudsman
Menkum HAM sebut ada 52 sel mirip ruangan Setnov di Lapas Sukamiskin
Sel mewah di Lapas Sukamiskin bakal direstorasi
Pemerintah dinilai tak serius benahi sistem Lapas usai ditemukan sel mewah Setnov

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.