KPK geledah rumah dinas Wali Kota Blitar
Markas Polres Blitar Kota yang digunakan memeriksa sejumlah orang mendapat penjagaan ketat. Setelah mobil masuk ke halaman Mapolres, anggota kepolisian langsung menutup pintu gerbang dan tidak mengizinkan wartawan masuk untuk meliput langsung.
Tindak lanjut Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Tulungagung dan Blitar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Kamis (7/6) dini hari melakukan penggeledahan terhadap Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar. Penggeledahan ini diduga terkait kasus OTT KPK di Blitar dan Tulungagung.
Pantauan sejumlah wartawan, tim KPK terdiri dua orang pria dan satu wanita nampak keluar dari Rumdin Wali Kota Blitar yang berada di Jalan S Supriyadi 18 Blitar. Nampak dua orang membawa dokumen kertas warna putih.
Selanjutnya mereka masuk ke dalam dua unit mobil Avanza. Tim mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian bersenjata api. Tampak pula beberapa orang Anggota Satpol PP yang sedang berjaga di rumdin.
Usai melakukan penggeledahan di rumah dinas Wali Kota Blitar, mobil KPK kemudian pergi menuju ke Markas Polres Blitar Kota di Jalan P. Sudirman No 17 Kota Blitar. Berdasarkan informasi yang didapat, beberapa orang tengah menjalani pemeriksaan.
KPK geledah rumah dinas Wali Kota Blitar ©2018 Merdeka.com/Imam Mubarok
Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi mengenai penggeledahan Rumdin Wali Kota Blitar dan pemeriksaan sejumlah orang di Mapolres Blitar Kota.
Markas Polres Blitar Kota yang digunakan memeriksa sejumlah orang mendapat penjagaan ketat. Setelah mobil masuk ke halaman Mapolres, anggota kepolisian langsung menutup pintu gerbang dan tidak mengizinkan wartawan masuk untuk meliput langsung.
Menurut beberapa orang awak media, kebijakan ini tidak biasanya dilakukan. Penjaga ketat ditengarai berkaitan dengan pemeriksaan beberapa orang oleh KPK di dalam.
Baca juga:
KPK amankan 5 orang dari OTT Blitar dan Tulungagung
KPK dikabarkan operasi tangkap tangan di Tulungagung dan Blitar
OTT Blitar-Tulungagung, belum ada kepala daerah yang ditangkap KPK
KPK periksa Bupati Bengkalis usut aliran suap Rp 1,9 miliar
Kadis PUPR Tulungagung ditangkap KPK usai buka bersama anak yatim
Datangi Mapolresta Blitar, Kadisdik bungkam saat ditanya wartawan