LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KPI Sayangkan Program Televisi Buat Berita Bersumber Akun Gosip

KPI Sayangkan Program Televisi Tayangkan Buat Bersumber Akun Gosip. Dia mengatakan bahwa dalam memuat konten yang akan disampaikan kepada khalayak, televisi maupun radio telah mendapatkan pengawasan dari regulator. Sehingga, seharusnya informasi apapun yang dimuat di dua jenis media mainstream itu bisa dipercaya.

2018-12-18 20:28:00
KPI
Advertisement

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis menilai media mainstream saat ini memiliki peran dalam menyebarkan berita palsu atau hoaks. Menurut dia, tayangan televisi kini banyak yang menayangkan konten mengandung informasi dari sejumlah akun media sosial yang belum jelas kebenarannya.

"Sekarang perilaku sudah berubah, dulu dari media mainstream masuk ke social media, tetapi sekarang ada beberapa (informasi) social media yang masuk ke dalam industri penyiaran," kata Yuliandre Darwis di Universitas Negeri Jakarta Rawamangun Jakarta Timur, Selasa (18/12).

Salah satu contohnya, kata dia, banyak program televisi yang menayangkan berita bersumber dari salah satu akun gosip. Untuk itu, Yuliandre meminta agar lembaga penyiaran jeli dalam melakukan verifikasi terhadap seluruh konten yang ditayangkan pada media mainstream.

Advertisement

"Nah inilah yang kami anggap setiap lembaga penyiaran harus memverified setiap yang namanya konten yang masuk ke dunia tv," ucapnya.

Dia mengatakan bahwa dalam memuat konten yang akan disampaikan kepada khalayak, televisi maupun radio telah mendapatkan pengawasan dari regulator. Sehingga, seharusnya informasi apapun yang dimuat di dua jenis media mainstream itu bisa dipercaya.

"Karena dunia TV dan radio itu diawasi dengan regulasi, jelas aturannya, verifikasi faktualnya dan validitasnya juga teruji," jelasnya.

Advertisement

Yuliandre meyakini meskipun ada beberapa konten dalam tayangan televisi yang mengambil informasi dari media sosial, namun mayoritas dari media mainstream telah memiliki sistem pengujian konten yang mumpuni.

"Jadi kami pastikan kalau di media mainstream rata-rata quality control dari masing-masing media sudah bekerja dengan baik," tegas dia.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ketua KPI Soal Iklan Blackpink: Hanya Memperingati Bukan Memberi Sanksi
KPID Ingatkan Media Siarkan Informasi yang Berkualitas
Wiranto Pesan KPI Beri Sanksi Media Tayangkan Siaran Memecah Belah Bangsa
Rumuskan aturan iklan kampanye, Bawaslu akan undang KPI dan Dewan Pers
KPID Jakarta gelar halal bihalal di Balai Kota
Komisioner KPID Jateng terancam dicopot usai diduga menjadi timses Sudirman-Ida

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.